Roadshow The NextDev 2016 Jakarta

Ajang seleksi kompetisi ide kreatif digital anak muda Indonesia, The NextDev 2016, telah memasuki periode sosialisasi yang dilakukan dengan serangkaian Roadshow di 20 kota di seluruh Indonesia. Memasuki kota ke sembilan, Ibukota DKI Jakarta menjadi tuan rumah pelaksanaan Roadshow The NextDev 2016 selanjutnya.

Bertempat di Universitas Trisakti Jakarta, sekitar 300 anak muda dari wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya antusias mengikuti serangkaian agenda acara yang diselengarakan selama selama satu hari tersebut, (11/8).

Dalam rangkaian Roadshow The NextDev 2016 ini, peserta yang hadir tidak dipungut biaya untuk dapat menikmati sejumlah agenda menarik acara seperti ‘Startup Talk’ yang menghadirkan sesi berbagi pengetahuan berharga mengenai pengembangan startup dari pembicara/praktisi industri kreatif digital Indonesia seperti dari VP Technology Product Go-Jek Alamanda Shantika Santoso dan Head of Communications Jakarta Smart City Daniel Giovanni. Peserta juga dapat mengikuti sesi ‘Rocket Pitching’ yang dapat dimanfaatkan untuk mempresentasikan produk startup-nya selama 3 menit.

General Manager Youth and Community Area Jabotabek Jabar Telkomsel Ricky E Panggabean mengatakan “Setelah NextDev 2016 resmi bergulir, kini Telkomsel merasa perlu untuk menghadirkan sosialisasi lebih mendalam mengenai program tersebut. Untuk itu, roadshow di sejumlah kota termasuk Jakarta ini merupakan agenda kegiatan yang penting guna mendekatkan diri secara langsung dengan para calon peserta. Harapannya, peserta dapat menggali lebih dalam mengenai pengetahuan serta perkembangan industri kreatif digital yang dapat disinergikan sebagai upaya mencari solusi tantangan masalah perkotaan khususnya Ibukota dengan pemanfaatan teknologi.”

Di kesempatan yang sama ini juga, peserta bisa mendapatkan berbagi pengalaman dengan para finalis The NexDev 2015 yang sudah terlebih dahulu sukses berkompetisi di program tersebut. Setiap peserta akan mendapatkan e-certificate atas partisipasinya di acara roadshow The NextDev 2016 di tiap kota penyelenggaraan.

Bagi peserta yang sudah mendaftarkan karya ide aplikasinya, setelah rangkaian Roadshow selesai akan dilanjutkan dengan proses seleksi regional dan focus group discussion, guna mendapatkan 20 tim finalis yang akan berkompetisi di tingkat nasional. Pelatihan serta pendampingan secara intensif dari beberapa pakar akan didapatkan peserta pada saat bootcamp guna mengembangkan technical maupun soft skills secara lebih mendalam, mulai dari teknik melakukan coding, marketing skills, hingga communications skills.

Ricky lebih lanjut menambahkan “Penggunaan aplikasi dalam keseharian masyarakat Ibukota sudah menjadi hal yang umum dilakukan. Sejak kemunculan sejumlah aplikasi ride sharing secara komersil ditambah penerapan aplikasi Qlue sebagai salah satu aplikasi monitoring oleh Pemerintah Daerah DKI Jakarta, masyarakat di Jakarta kini semakin dimudahkan dalam berkativitas sehari-hari, terutama menghadapi masalah perkotaan. Kami berharap, akan ada perwakilan finalis The NexDev 2016 dari Jakarta, yang dapat menguatkan ekosistem Smart City di Ibukota.”

Dalam kompetisi The NextDev 2016, terdapat sembilan sub tema yang memiliki fokus tersendiri sebagai dasar pengembangan solusi. Kesembilan sub tema yang bisa dipilih oleh peserta adalah agrikultur, kemaritiman, usaha kecil dan menengah (UKM), pemerintahan, energi, pariwisata, kesehatan, pendidikan, dan transportasi. Pendaftaran peserta dan informasi lebih lanjut mengenai The NextDev 2016 bisa didapatkan dengan di www.thenextdev.id.

Selain menciptakan karya yang akan bermanfaat bagi orang banyak, tiga tim terbaik juga akan mendapatkan berbagai hadiah menarik yang disebut dengan 6M, yakni Market Access (akses pasar), Marketing (publisitas), Mentoring (pelatihan dan pendampingan), Management Trip (study visit ke pelaku industri telekomunikasi di luar negeri), Money (uang tunai), dan Monetizing (peluang besar untuk memperoleh pendapatan melalui kolaborasi dengan stakeholder terkait).

“Program The NextDev 2016 diselenggarakan sebagai wujud keseriusan Telkomsel mendorong penerapan konsep DNA (Device-Network-Application) untuk membentuk ekosistem Smart City. Melalui produk dan layanan telekomunikasi terdepan seperti layanan 4G LTE, Telkomsel juga berharap dapat menjembatani karya kreatif digital anak muda Indonesia agar dapat menghadirkan aplikasi yang solutif dan berguna bagi kemaslahatan masyarakat” pungkas Ricky.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*