Edukasi #internetBAIK Untuk Mendorong Ekosistem Digital Positif Di Kota Santri Tasikmalaya

Guna mendorong penguatan ekosistem digital di seluruh lapisan masyarakat, Telkomsel tak hanya menggalakan program yang bersifat pemanfaatan internet dari segi layanan dan penggunaan aplikasi, tapi juga dengan gencar menggelar sosialisasi dan edukasi mengenai pemanfaatan internet secara bertanggung jawab, aman, kreatif, dan inspiratif (BAIK) di 12 kota di berbagai wilayah di Indonesia.

Kampanye ini merupakan salah satu upaya Telkomsel untuk membangun ekosistem digital yang positif dan konstruktif bagi masyarakat Indonesia. Kali ini, Telkomsel mengadakan sosialisasi #internetBAIK yang di Kota Tasikmalaya yang berlangsung mulai tanggal 6 hingga 9 September 2016.

General Manager Sales Regional Jawa Barat Telkomsel Hasan Kurdi mengatakan, “Karakter manusia sebagai pengguna layanan digital khususnya internet merupakan salah satu fondasi terpenting guna mendorong penguatan ekosistem digital yang positif dan kontruktif. Oleh karena itu, sebelum konsep smart village, smart city, atau smart country terbentuk, kami menyadari pentingnya mewujudkan konsep smart people sebagai langkah awal.”

#internetBAIK merupakan kampanye cyber wellness meliputi rangkaian aktivitas sosialisasi dan workshop yang ditujukan bagi segmen anak-anak dan remaja sebagai entry level pengguna internet, serta para orangtua dan guru yang berperan sebagai pengawas dan pendamping, yang direncanakan diselenggaakan di 12 kota, yaitu Yogyakarta, Tenggarong, Nunukan, Tasikmalaya, Kupang, Medan, Pekanbaru, Palembang, Banyuwangi, Manokwari, Bantaeng, dan Bekasi, dengan melibatkan ICT Watch, Yayasan Kita dan Buah Hati, serta Kakatu sebagai mitra yang berkompeten dan memiliki concern yang tinggi terhadap pemanfaatan internet secara BAIK.

Untuk pelaksanaan di Kota Tasikmalaya, peserta yang ingin mengikuti sosialisasi #internetBAIK ini cukup mendaftarkan diri secara online melalui internetbaik.net/registrasi/tasikmalaya/ . Pada masa pendaftaran lalu, Telkomsel juga telah melakukan survey terbatas kepada para peserta yang sudah mendaftarkan diri untuk mendapatkan gambaran kebutuhan konten sosialisasi agar lebih mengena sesuai dengan karakter penggunaan internet di tiap kota.

Berdasarkan hasil survey tersebut yang dilakukan di Tasikmalaya, ditemukenali bahwa sekitar 52% peserta berharap mengikuti kegiatan #internetBAIK ini untuk mendapatkan pembahasan mengenai pemanfaatan internet dalam membuat konten positif dan kreatif, sedangkan sisanya sekitar 48% berharap bisa mendapatkan pengetahuan untuk edukasi penggunaan internet kepada anak-anak dan remaja.

Pada hari pertama Seminar #internetBAIK digelar dengan konsep diskusi panel dan talkshow yang menarik dengan menghadirkan beberapa narasumber yang berkompeten terkait digital literacy, parenting issue, dan kebijakan publik. Seminar ini dihadiri orangtua siswa, perwakilan guru dari berbagai sekolah, dan komunitas sosial.

Kelas Training for Trainer #internetBAIK yang diadakan pada hari kedua dan ketiga merupakan kelas dengan format yang memenuhi standar micro-teaching yang dikhususkan untuk membekali dan menyiapkan duta #internetBAIK untuk menjalankan proyek kolaborasi di masing-masing kota dengan memanfaatkan aplikasi mobile yang ada sebagai bagian dari rangkaian kampanye dan edukasi cyber wellness. Kelas ini diikuti oleh para relawan atau duta #internetBAIK dari segmen orangtua dan remaja, guru, komunitas sosial dan blogger, serta karyawan Telkomsel peserta Employee Volunteering Program.

Untuk hari terakhir kampanye #internetBAIK diadakan Kelas Edukasi yang merupakan kegiatan seru dan menyenangkan dengan format yang memenuhi standar micro-teaching agar pendampingan kepada peserta lebih intensif dan efektif dengan metode pengajaran yang disesuaikan dengan usia. Para peserta Kelas Edukasi adalah para siswa Sekolah Dasar kelas 4-6 dan Sekolah Menengah Pertama kelas 7-9.

Selama rangkaian kegiatan empat hari di Tasikmalaya tersebut, selain diminati dari khalayak umum, sosialisasi #internetBAIK ini juga dihadiri sejumlah komunitas yang berasal dari kota Tasikmalaya, seperti termasuk kalangan sejumlah pegawai dari unsur pemerintah daerah, guru dan pelajar dari sejumlah sekolah yang ada di kota Tasikmalaya.

Penggunaan internet yang bertanggung jawab artinya memanfaatkan internet secara tepat sesuai dengan norma dan etika. Aman berarti pengguna internet terlindungi dari segala potensi kejahatan dan dampak buruk dari internet. Inspiratif artinya mendorong pemanfaatan internet untuk hal-hal yang positif dalam upaya meningkatkan kualitas hidup pengguna dan orang di sekitarnya. Sementara kreatif berarti menciptakan ekosistem digital yang produktif sebagai wadah pengembangan daya cipta dan kreasi yang bermanfaat secara luas bagi masyarakat.

“Kami terus berupaya memperluas kampanye serta edukasi internet yang BAIK agar lebih terpadu dan terencana. Untuk itu, ke depannya kami juga akan berkolaborasi dengan berbagai komunitas dan pemangku kepentingan terkait, termasuk unsur pemerintah daerah setempat agar program pembangunan masyarakat di wilayah tersebut dapat berjalan beriringan dan bisa berkembang menjadi sebuah gerakan sosial yang meningkatkan awareness masyarakat luas mengenai pentingnya penggunaan internet secara bijak,” pungkas Hasan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*