Gabriella Valonia: Ingin Membantu Orang Mendapatkan Layanan Spa Terbaik

Gabriella Valonia, Founder dan CEO Milaxo.com (Foto: Stevy Widia/Youngsters.id)

YOUNGSTERS.id - Sebuah hasil riset Google terbaru menyebutkan: orang Indonesia semakin ingin tampil cantik dan menarik. Hal ini menjadi peluang bagi bisnis di bidang kecantikan, spa dan kebugaran. Namun beragam pilihan yang ditawarkan tempat layanan spa ternyata membuat masalah dan peluang baru.

Dalam satu dekade belakangan ini bisnis usaha pelayanan spa, perawatan tubuh dan kecantikan, berkembang pesat. Menurut Euromonitor, lembaga riset internasional, pasar Asia tetap sebagai penggerak utama untuk produk perawatan kulit. Pendapatan dari sektor perawatan kulit dunia 80% akan berasal dari Asia. Dan Indonesia diprediksi masuk ke dalam 10 besar pasar untuk produk perawatan kulit di tahun 2019.

Salah satu yang perkembangannya terbilang pesat adalah layanan spa. Industri spa di Indonesia tumbuh menjadi yang tercepat ketiga di Asia. Ada lebih dari 900 ribu tempat spa yang beroperasi di negeri ini.

Dan dari jumlah tersebut 70% terkonsentrasi di Jakarta dan Bali. Pilihan yang sangat banyak itu membuat orang bingung untuk mencari mana yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan mereka.

Berangkat dari masalah itulah Gabriella Valonia Anjani menghadirkan Milaxo.com, sebuah situs yang membantu warga ibukota untuk menemukan lokasi spa, perawatan kecantikan dan kesehatan di Jakarta.

“Saya ingin bisa membantu orang-orang, terutama kaum perempuan untuk mendapatkan layanan spa, perawatan tubuh dan kecantikan hingga makanan sehat terbaik dan sesuai dengan kebutuhan dan keinginan mereka,” ungkap lajang yang akrab disapa Gaby ini kepada Youngsters.id.

Kehadiran situs ini memang terbilang baru, yakni Februari 2016. Namun usaha yang mulai digarap Gaby bersama rekannya Jeremi ini bisa dibilang pionir dalam menghadirkan informasi mengenai spa dan perawatan kecantikan bagi kaum hawa di Jakarta.

Di dalam web ini ada puluhan informasi mengenai lokasi spa, salon kecantikan dan tempat kebugaran (wellness) di Jabodetabek. Tak hanya informasi mengenai lokasi, tetapi juga dilengkapi dengan menu yang ditawarkan masing-masing layanan spa. Selain itu, juga tercantum telepon untuk pemesanan, daftar harga serta promosi yang tengah berlaku.

“Lewat website Milaxo saya bisa memudahkan mereka untuk mendapatkan informasi yang lengkap tempat-tempat spa, salon dan wellness. Sehingga mereka bisa memilih sesuai dengan kebutuhan, dan budget masing-masing,” ungkap Gaby.

 

Berawal dari Hobi

Gaby mengaku, bisnis ini berangkat dari hobinya menikmati layanan spa. “Saya ini sangat suka mendatangi tempat spa dan mencoba berbagai layanan yang ada,” ucap gadis kelahiran Jakarta 8 Januari 1995 itu.

Tak hanya di Jakarta, di berbagai tempat liburan pun dia kerap menjajal spa setempat hingga ke mancanegara.

Hobi ini membuat Gaby punya banyak pengalaman mencicipi berbagai menu spa. Hanya saja, menurut dia, keberadaan layanan spa semacam ini belum banyak dikenal orang. “Sering saya tidak mendapatkan informasi yang sesuai tentang spa yang saya datangi. Lalu munculah ide untuk buat situs yang bisa menyajikan informasi mengenai hal itu,” ungkap lulusan Raffles Design Insitute itu.

Bermodalkan uang tabungan Rp 15 juta, Gaby berniat untuk mewujudkan ide ini. Nama Milaxo dia pilih berangkat dari kata female dan relax. “Tidak ada arti khusus hanya sesuai target saja yaitu kaum perempuan yang ingin merasakan kenyamanan,” ujarnya.

Untuk mewujudkan bisnis ini ia berkolaborasi dengan sahabatnnya Jeremi Arifin yang memang menguasai IT. Sedangkan Gaby mengelola sisi bisnis untuk pendekatan ke para vendor, penyedia jasa layanan spa. “Saya modal nekad saja. Bagi saya ini tak sekadar bisnis, tetapi juga niat untuk menolong orang mendapatkan informasi tentang tempat-tempat spa yang ada di Jakarta,” kata Gaby lagi.

Menurut Gaby, awalnya tidak mudah untuk menarik para vendor atau pemilik tempat spa bergabung ke milaxo.com. Apalagi banyak juga yang tidak memiliki informasi lengkap mengenai jasa layanan mereka. Namun kegigihan Gabriella akhirnya berbuah. “Awalnya memang sulit mendapatkan vendor. Mungkin karena konsep kami masih baru jadi mereka butuh yang sudah ada. Tetapi saya berusaha untuk bisa meyakinkan mereka bahwa ini akan menjadi directory bagi konsumen,” papar Gabriella.

Tak jarang dia juga menjajal langsung tempat spa yang ada untuk mendapatkan data berupa menu dan daftar harga. Hingga akhirnya, milaxo.com bisa mendapatkan 40 vendor di Jakarta. Mulai dari tempat spa, salon kecantikan hingga wellness dengan harga untuk menu layanan spa mulai dari Rp 60 ribu hinnga Rp 2,5 juta.

 

Melalui pengembangan Milaxo.com, Gaby ingin memabntu orang mendapatkan layanan spa terbaik (Foro: Stevy Widia/Youngsters.id)
Melalui pengembangan Milaxo.com, Gaby ingin memabntu orang mendapatkan layanan spa terbaik (Foro: Stevy Widia/Youngsters.id)

 

Pakai Tulisan

Yang membuat situs ini berbeda, tak sekadar menampilkan directory spa semata, tetap juga ada kumpulan tulisan yang terkait dengan pengalaman merasakan sejumlah layanan spa di berbagai lokasi. Tulisan ini menurut Gabriella ditulis oleh dirinya dan beberapa kontributor secara objektif.

“Kami ingin memberikan tak sekadar informasi data tetapi juga semacam testimony saat menjalani perawatan di sejumlah lokasi spa. Sehingga para pengunjung web kami tak sekadar mendapatkan data tetapi juga bisa mendapatkan rekomendasi sesuai keinginan dan kebutuhan mereka,” jelas Gabriela.

Tulisan blog ini menjadi daya tarik tersendiri,sehingga pengunjung situs milaxo.com terus meningkat hingga ribuan pembaca. “Di dalam tulisan itu kami bisa menggambarkan suasana dan pengalaman dari layanan spa yang dialami langsung,” ujarnya.

Dari hasil pengamatan dan pengalaman tersebut Gaby berpendapat bahwa belakangan ini orang lebih suka pergi ke tempat spa yang nyaman dan menyediakan beragam pilihan layanan spa yang lengkap dan sesuai dengan keinginan masing-masing individu. Bagi para pria yang suka pijatan bertenaga, mungkin pijat shiatsu bisa menjadi pilihan yang tepat. Sementara bagi orang yang lebih menyukai suasana rileks dengan buaian aroma terapi yang menenangkan, pijat tradisional ala Bali adalah jawabannya.

Selain itu, kata dia, tempat spa harus memanjakan lima panca indera manusia sekaligus. Untuk itu diperlukan ketenangan dan pendekatan holistik pada terapisnya. Hal inilah yang dipercaya Gaby ada pada terapis spa di Indonesia dan membedakannya dengan terapis lain di belahan dunia lainnya.

Perbedaannya terletak pada terapis yang memberikan pelayanan. Spa Indonesia terkenal dengan good heart and good hand. Keunggulan terapis dilihat dari profesionalitasnya kala menjamu pelanggan. Bagaimana teknik pijatnya dan keramahannya, menentukan kualitas tempat spa itu sendiri.  “Jadi tidak asal pijat-pijat dan berendam dalam air bunga saja, karena setiap perawatan lahir dari ritual budaya Indonesia. Di negara lain, tidak ada layanan spa selengkap Indonesia,” ungkap Gaby.

Untuk itu dia berharap Milaxo.com bisa berkembang. Tak hanya menghadirkan informasi tentang lokasi spa di Jakarta dan sekitarnya tetapi juga seluruh Indonesia.”Ke depan kami akan mengembangkan informasi mengenai lokasi-lokasi di Bali. Selain itu kami juga tengah menggarap untuk bisa menampilkan milaxo.com dalam bentuk apps,” pungkasnya.

 

=====================================

Gabriella Valonia Anjani

  • Tempat Tanggal Lahir   : Jakarta, 8 Januari 1995
  • Pendidikan                  : Raffles Design Institute
  • Usaha                         : Milaxo.com
  • Berdiri                        : Februari 2016
  • Modal                         : Rp 15 juta
  • Jumlah Vendor            : sekitar 40
  • Karyawan                   : 4 orang

=====================================

 

STEVY WIDIA

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY