XLFL, Targetkan Cetak 10 Ribu Pemimpin Masa Depan

Presiden Komisaris Perseroan, M. Chatib Basri (ki) dan Presiden Direktur XL, Dian Siswarini (ka) bersama para siswa lulusan XLFL angkatan ke-3 di Jakarta. (Foto: dok.XL/Youngsters.id)

YOUNGSTERS.id - Melalui Program XL Future Leaders (XLFL), PT XL Axiata Tbk (XL) bertekad untuk ikut mencetak sumber daya manusia berkualitas di masa mendatang untuk Indonesia. Program ini menargetkan mencetak 10 ribu calon pemimpin masa depan dalam jangka waktu 10 tahun, terhitung sejak 2012.

“Target tersebut tak akan mudah diwujudkan. Tapi, kami di XL telah bertekad kuat untuk mewujudkannya. Hal ini penting bagi XL karena kami ingin terus berkontribusi aktif dalam mengembangkan generasi muda,” kata Presiden Direktur/CEO XL, Dian Siswarini saat membuka XLFL National Conference 2016, dan XL Future Leaders Angkatan 5 di Jakarta, Sabtu (19/11/2016). Pada kesempatan itu turut serta Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Prof. Intan Ahmad, Ph.D.

Sebanyak 150 mahasiswa peserta baru dari berbagai peruguruan tinggi di Indonesia akan memulai masa belajar mengenai Kepemimpinan berdasarkan Kurikulum Global Thinking. Mereka tersaring dari sekitar 12 ribu mahasiswa pendaftar dari seluruh Indonesia. Seleksi penilaian antara lain mengutamakan kemampuan berkomunikasi dalam berbahasa Inggris baik lisan maupun tulisan, berpikir secara terstruktur dan keinginan untuk menjadi agen perubahan.

Mereka akan terbagi dalam kelas-kelas yang akan diselenggarakan di 6 kota, untuk mempermudah jangkauan mereka dari tempat domisili. Kota-kota tersebut ada di Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Medan, Makassar. Dua Bulan sekali mereka juga akan mendapatkan mentoring secara jarak jauh. Untuk mendukung proses belajar, XL membekali mereka antara lain dengan smartphone dan laptop.

Dian merinci, dari target 10 ribu calon pemimpin tersebut akan dicapai dengan implementasi pengembangan Program XLFL, yaitu Program Global Thinking, Scholarship, e-Learn, serta penerapan program di SMU.

Selain menerima peserta baru, XL juga melepas peserta XLFL yang sudah menyelesaikan 2 tahun masa belajar. Kini, ada tidak kurang dari 400 orang alumni XLFL telah memiliki bekal keahlian dari program ini untuk merebut posisi-posisi penting di berbagai bidang di masa depan. Mereka para alumnus berasal dari 73 kampus negeri dan swasta, dan berdomisili di 30 provinsi. Sebanyak 300 orang di antaranya sudah lulus sarjana, dan kini berkarya di berbagai sektor industri, termasuk menjadi aktivis pemberdayaan potensi masyarakat.

Program sosial berkelanjutan XLFL ini, kata Dia, memang baru bisa dirasakan di masa mendatang. Namun selama 2 tahun mengikuti program ini, setiap peserta XLFL terus didorong untuk berpikir kritis dan diasah kepekaan sosialnya sehingga dapat mengidentifikasi permasalahan sosial yang ada di sekitar mereka serta menemukan solusi terhadap permasalahan sosial tersebut dengan memanfaatkan teknologi digital yang pada akhirnya dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

“Kami juga menanamkan pendidikan dan keahlian kepada para peserta agar kelak mereka bisa mengisi posisi-posisi penting baik di Indonesia, maupun di percaturan global, agar mereka dan bisa membela kepentingan Indonesia kelak. Untuk itu pula XL telah mengembangkan suatu kurikulum khusus ‘Global Thinking’ untuk diterapkan kepada anak-anak muda terpilih ini,” ungkap Dian.

 

STEVY WIDIA

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY