Wujudkan Kemandirian Nasional Dengan UMKM

Amnesti pajak periode 2 fokus pada UMKM (Foto : Ilustrasi/Youngsters.id)

YOUNGSTERS.id - Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dapat menjadi salah satu jalan untuk mewujudkan kemandirian ekonomi. Namun untuk itu perlu bantuan pemerintah serta sektor perbankan.

“Untuk mewujudkan kemandirian ekonomi dapat dilakukan dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik termasuk di dalamnya sektor UMKM,” ungkap Profesor Marsudi Wahyu Kisworo, Rektor Perbanas Institute baru-baru ini di Jakarta.

Berbicara dalam seminar perbankan nasional beberapa waktu lalu, dia mengatakan UMKM diharapkan dapat menjadi industri sanggup mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Hal tersebut dapat dibuktikan bahwa sektor UMKM menjadi salah satu sektor yang paling bertahan dalam kondisi krisis.

“Kami terus mendorong tumbuhnya pelaku UMKM dari kalangan kampus, untuk menyukseskan program pemerintah. Meskipun saat ini, kondisi perekonomian sedang tidak stabil,” ujarnya.

Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah jumlah UMKM periode 2011-2012 dan 2012-2013 relatif tidak bergerak di angka 32.982 unit.Meskipun demikian, dia berharap jumlah UMKM tidak hanya berhenti pada titik tersebut tapi terus tumbuh.

Menurut Marsudi, hal tersebut tidak dapat dilakukan sektor UMKM tanpa bantuan pemerintah serta sektor perbankan. “Industri perbankan melirik industri UMKM sebagai salah satu mitra penting dalam pengembangan perekonomian Indonesia sehingga perlu dirangkul dan dibina secara serius,” katanya.

Sektor perbankan memiliki peran yang sangat penting dan strategik dalam mendukung perkembangan sektor UMKM, terutama dalam pembentukan, perluasan, dan pengembangan usaha. Dia menjelaskan pemerintah sudah mempunyai program untuk mendorong pengembangan sektor UMKM seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Tujuannya antara lain peningkatan akses pada sumber pembiayaan, pengembangan kewirausahan, peningkatan pasar produk UMKM dan koperasi.

STEVY WIDIA

NO COMMENTS

Leave a Reply