Unilever Cari Startup Terbaik di Ajang The Foundry 50

YOUNGSTERS.id - Untuk kedua kalinya Unilever menggelar program The Foundry 50. Tujuannya, untuk mencari 50 perusahaan atau bisnis rintisan (startup) digital terbaik di seluruh dunia. Mereka akan dipertemukan dengan para pemimpin industri dalam acara Lions Innovation di Cannes Perancis, pada Juni 2016.

Unilever Foundry 50 merupakan platform global Unilever untuk inovasi melalui kolaborasi dan menjadi titik awal bagi startup untuk berhubungan dengan 400 merek dan memenangkan perannya di industri. Dengan keunikan menggunakan pendekatan Pitch-Pilot-Partner akan memotong waktu yang digunakan untuk memperoleh tempat di pasar, dengan projek rata-rata dimulai dari brief ke proyek percontohan selama sembilan bulan.

Tahun lalu, Unilever meluncurkan inisiatif Foundry 50 bersama Lions Innovation sebagai suatu cara untuk mempertemukan para pengusaha yang telah menjadi pemimpin industri dengan para marketing terbaik di Cannes dan memulai sebuah kolaborasi.

Pada tahun 2016, The Foundry 50 diperbesar sehingga dapat menyediakan kesempatan yang lebih banyak bagi startup untuk dapat bekerjasama dengan industri dalam acara 63nd annual Cannes Lions International Festival of Creativity. Acara ini berlangsung selama dua hari pada tanggal 21 dan 22 Juni, yang akan memamerkan berbagai data, teknologi dan ide-ide dari seluruh dunia.

Startup yang berhasil akan mendapatkan kesempatan eksklusif networking, potongan harga akomodasi untuk menginap di The Foundry 50 selama empat malam, akses gratis bagi delegasi untuk menghadiri konferensi Lions Innovation dan kesempatan untuk menunjukkan teknologi yang mereka miliki secara interaktif di acara ini.

Melihat potensi start-up di Indonesia yang hadir dengan inovasi dan rangkaian produk membuat Unilever berkeinginan mengajak para entrepeneur mengikuti kompetisi global Unilever Foundry 50.

Menurut Philip Thomas, CEO Lions Festivals, startup merupakan inti dari Lions Innovation dan pihaknya sangat senang menyambut kembali The Unilever Foundry 50 dalam festival ini. “Hal ini merupakan kesempatan yang unik bagi inovator internasional yang paling menjanjikan untuk mempresentasikan ide-ide yang dimiliki di depan berbagai merek dan ahensi yang dapat membantu mewujudkan hal tersebut; sebuah proses yang kami yakini merupakan dasar dari masa depan industri,” ujar Thomas.

Sementara itu, Aline Santos, SVP Marketing Unilever mengatakan, seperti Unilever Foundry, Lions Innovations percaya bahwa membina kreatifitas dan inovasi startup di bidang teknologi merupakan salah satu instrumen untuk membangun masa depan pemasaran.

“Dengan bekerja sama dengan startups, kita saling melengkapi untuk membuat perubahan dalam industri, dan menghasilkan hal baik bagi konsumen, merek – merek, dan para pengusaha. Sejak peluncuran kami tahun lalu, 80% dari The Foundry 50 saat ini bekerja dengan kami dan merek-merek global lainnya. Jadi kesuksesan dari program ini sangat jelas dan nyata,” jelas Santos.

 

ANGGI ADJIE SAPUTRA

Editor : STEVY WIDIA