Twitter Lite Tiba di Indonesia

Twitter menggandeng Indosat Ooredo pada peluncuran Twitter Lite di Indonesia. (Foto: Istimewa/Youngsters.id)

YOUNGSTERS.id - Indonesia, sebagai salah satu negara yang memiliki pengguna Twitter terbanyak. Untuk itu Twitter Lite kini hadir di Indonesia.

Twitter Lite memang ditujukan untuk pasar di negara berkembang, terutama untuk para pengguna yang tidak memiliki koneksi internet cepat, sulit menjangkau paket data, serta kapasitas ponsel yang tidak besar. Twitter Lite menjanjikan kecepatan dan konsumsi data sedikit bila dibandingkan aplikasi.

“Masih banyak pasar yang koneksi internet tidak cepat, kapasitas penyimpanan ponsel kecil,” kata Direktur Senior Pengembangan Bisnis Twitter Asia Pasifik, Arvinder Gujral, saat peluncuran Rabu (3/5/2017) di Jakarta.

Twitter Lite menggunakan teknologi Progressive Web App (PWA) sehingga mampu menghemat data hingga 70 % dan lebih cepat 30 % bila dibandingkan dengan akses dari aplikasi di ponsel. Selain itu, bila aplikasi Twitter di Android berukuran puluhan hingga ratusan megabit, Twitter versi ringan ini memerlukan kapasitas kurang dari 1MB di ponsel.

Indonesia menjadi negara kedua peluncuran Twitter Lite setelah India. Twitter menggandeng Indosat Ooredo untuk akses informasi dua konten tersebut serta menyediakan akses berlangganan internet.

Head of Business Development Twitter South East Asia and Australia, Dwi Ardiansyah, Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah pengguna Twitter terbesar di dunia.

“Untuk jumlah pengguna di Indonesia tidak bisa kami sampaikan. Namun jumlahnya termasuk salah satu yang terbesar, masuk di lima besar,” kata Dwi.

Dari data yang dirilis Twitter Indonesia pada akhir 2016 lalu, disebutkan bahwa 77 % pengguna Twitter di Indonesia merupakan pengguna aktif. Selain itu, pengguna Twitter di Indonesia juga termasuk yang paling cerewet. Hal tersebut dapat dilihat dari jumlah tweet yang dihasilkan sepanjang 2016 yang mencapai 4,1 miliar tweet.

“Indonesia merupakan pasar yang penting bagi Twitter. Bahkan sering kali tagar yang menjadi trending topic global berasal dari Indonesia,” ujarnya.

Dwi menambahkan, dihadirkannya Twitter Lite juga diharapkan bisa meningkatkan jumlah pengguna Twitter secara global. Apalagi format baru yang bisa diakses di mobile.twitter.com ini bisa dinikmati dengan lebih cepat dan hemat data. Bahkan dibandingkan lewat aplikasi, penghematan datanya bisa mencapai hingga 70%.

Hingga Kuartal I-2017, pengguna Twitter di seluruh dunia mencapai 328 juta, meningkat sekitar 14% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

STEVY WIDIA