Transformasi Dunia Kerja ke Digital Human Resources

Yazid Dalal, Senior Director, HCM Strategy & Transformation, Oracle Corporation. (foto : humanresoucesonline)

YOUNGSTERS.id - Ini adalah era di mana tenaga kerja sudah memasuki dunia digital. Digital Human Resources (HR) adalah cara bagian Sumber Daya Manusia (SDM) untuk bertahan dan bertransformasi untuk perusahaan. Tidak seperti yang dianggap kebanyakan orang, Digital HR bukan hanya melakukan otomatisasi proses ataupun digitalisasi.

“Evolusi terinterkoneksi telah membuat urusan menangani manusia dan tenaga kerja menjadi tantangan besar dalam dunia bisnis. Dengan lebih dari 64% CEO di Asia Pasifik mengkhawatirkan tersedianya tenaga kerja dengan kemampuan kunci, dan 63% lainnya merasa mereka akan menghadapi kekurangan kemampuan internal dalam 3 sampai 5 tahun mendatang , itu berarti bagian SDM perusahaan memiliki tugas yang berat,” kata Yazid Dalal, Senior Director, HCM Strategy & Transformation, Oracle Corporation dalam keterangannya, Senin (4/4).

Teknologi, menurut Yazid, telah mengubah cara manusia bekerja, berkomunikasi, berhubungan dan terutama menjalani hidup. Sehingga Digital HR adalah fondasi untuk Transformasi Perusahaan dalam mempersiapkan masa depan.

“Digital HR adalah teknologi dalam cara bekerja yang memanfaatkan ilmu-ilmu baru dalam melakukan transaksi SDM dan mengambil keputusan yang intuitif, terinformasi, dan menginspirasi, yang pada akhirnya akan meningkatkan efektivitas perusahaan. Digital HR adalah integrasi yang menggabungkan kegiatan-kegiatan SDM dengan bisnis secara real time dan memberikan dampak sesungguhnya,” ungkap Yazid.

Dia menyebutkan beberapa keuntungan Digital HR bagi sebuah perusahaan. Diantaranya mendorong Interaksi Pegawai: Tenaga kerja modern mencari tempat kerja yang memperlakukan pegawainya sebagai pelanggan, dan menyediakan pengalaman pengguna yang sama di semua channel. Mereka ingin transaksi SDM diakses dari perangkat mobile yang selalu aktif dan tersedia.

Survei global baru-baru ini melaporkan bahwa tenaga kerja digital melakukan interaksi 64% lebih tinggi.

Selaini tu Digital HR mewujudkan transformasi budaya. “Saat semuanya ingin mengubah budaya perusahaan, hanya sedikit yang mengerti cara melakukan perubahan ersebut. Saat Gen Y dan Gen Z memasuki usia kerja, konsep sebuah kantor atau tempat kerja jadi terasa membosankan. Sebagian besar interaksi kerja dan interpersonal terjadi di dunia sosial virtual. Hanya Digital HR yang bisa mewujudkan transformasi budaya di tempat kerja digital yang kontemporer,” papar Yazid.

Memahami dan memanfaatkan Digital HR akan membantu bagian SDM dalam kehidupan kerja sehari-hari. Tim Digital HR dapat menghabiskan lebih banyak waktu untuk mempersiapkan inisiatif strategis, yang dituntun oleh wawasan, serta mencapai efektivitas tenaga kerja yang lebih tinggi. Ini bisa memungkinkan terjadinya pengukuran dan monetisasi semua nilai yang selama ini dijanjikan bagian SDM. Masuklah ke dunia digital untuk meningkatkan fungsi bagian SDM.

 

STEVY WIDIA