Startup Harus Bisa Menjadi Pusat Solusi

Winston Utomo, Founder IDNmedia. (Foto: IDN/Youngsters.id)

YOUNGSTERS.id - Bisnis startup kini mulai tumbuh khususnya di kalangan orang muda Tanah Air. Bisnis ini dilirik sebagai bisnis yang menjanjikan sekaligus menjadi solusi masalah yang ada di masyarakat.

Demikian disampaikan Winston Utomo, Founder IDNmedia dalam Talkshow ITS Expo 2016, yang dilansir its.ac.id Sabtu (22/10/2016) di Surabaya.

Pada acara bertajuk ‘Innovative Idea For a Better Indonesia’, Winston selalu memposisikan pengalaman di atas uang. “Uang itu penting tapi bukan yang utama, selama kebutuhan dasar terpenuhi itu sudah cukup sebagai awal,” ungkap Winston saat berbagi pengalaman.

Lebih lanjut, kata dia menambahkan pengambilan keputusan menjadi hal yang harus difikirkan secara matang. Terutama jika menyangkut pekerjaan.

“Selalu tanya pada diri apa yang ingin dicapai untuk lima tahun kedepan. Jadi ketika sudah mengetahui tujuan, maka pillihlah hal yang paling mendekatkan ke tujuan tersebut, ” paparnya.

Dengan begitu, Winston kembali mengatakan, saat ini banyak ide ide baru di bidang startup yang bermunculan. Tetapi menurutnya, ide sebrilian apapun tidak akan berarti jika tidak diwujudkan dalam bentuk nyata.

“Kuncinya eksekusi. Jika hasilnya berupa kegagalan maka itu bisa dijadikan pelajaran untuk memulai selanjutnya, ” terangnya.

Meskipun pada prakteknya dilapangan Winsnton seringkali menemukan banyak pelaku bisnis yang gagal karena menyerah sebelum waktunya. Hal itu juga ia rasakan ketika merintis IDNmedia ditahun pertama. Namun ia memegang prinsip jika dipukul 10 kali maka harus maju 11 kali.

“Siapa saja yang mencoba bertahan lebih lama, mungkin akan terjadi sesuatu yang diharapkan,” ujar pria yang pernah bekerja di Google Singapura ini.

Bahkan dari sederet permasalahan yang ditemui dalam bisnis ini, Winston pun memberikan tips agar tidak banyak mengeluh dan mengubah mindset dari problem focus menjadi solution focus.

“Pilihannya cuman dua bisa melewatinya dengan cemberut. Atau bahkan menyelesaikan dengan senyum dengan semangat,” sambung pria yang menyelesaikan S2 nya di Columbia University.

Namun demikian, ketika dirinya kembali ditanya bagaimana mencari ide bisnis. Winston mengatakan bahwa semua ide bisnis itu dimulai dari masalah yang ada di kehidupan sehari-hari.

“Tulis masalah yang paling sederhana hingga kompleks, kemudian lihat ada yang menarik untuk dijadikan bisnis atau tidak,” jelasnya.

Diakhir pembicaraan, Winston menegaskan untuk tidak ragu-ragu dalam mencoba suatu hal yang diyakini berdampak positif.

“Lakukan saja selama itu positif. Jangan sampai ada penyesalan. Work hard, be kind to one another amazing things will happen,” tuntasnya.

FAHRUL ANWAR

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY