Saeed Amidi : Bisnis Rintisan Masa Depan Indonesia

CEO dari Plug and Play, Saeed Amidi. (Foto: Fahrul Anwar/Youngsters.id)

YOUNGSTERS.id - Perkembangan Startup di Indonesia kini terlihat cukup pesat dan menggembirakan belakangan ini. Namun mendirikan startup bukanlah perkara mudah. Dan, salah satu cara untuk memperkecil probabilitas kegagalannya adalah menciptakan ekosistem terbaik bagi startup tersebut untuk bertumbuh.

Terkait hal itu, pada Business Talk #2 (Start Your Start Up Life) kali ini, Business Center ILUNI UI bekerja sama dengan Universitas Indonesia, ILUNI Fasilkom UI, dan juga BEM Fasilkom UI menghadirkan Founder dan CEO dari Plug and Play, Saeed Amidi langsung dari Silicon Valley untuk berbagi ilmu dan pengalamannya.

“Ini adalah satu hari penuh pertama saya di sini. Saya berharap kedatangan saya kali ini bisa mengenal masyarakat Indonesia lebih jauh, baik dari kalangan universitas, dan lingkungan sekitarnya. Jadi dari apa yang telah saya baca dan lihat, saya pikir ada masa depan yang bagus untuk masyarakat Indonesia dalam menumbuh kembangkan bisnis rintisan ini,” tutur Amidi saat ditemui di acara Star Your Up Star Life Senin (14/11/2016) di Balai Sidang, FKM UI, Depok, Jawa Barat.

Menurut Amidi, menjadi seorang Startup di usia muda merupakan langkah yang baik bagi. Melalui riset yang dilakukan oleh dirinya brlakangan ini diberbagai universitas orang-orang muda saat ini kerap memiliki pemikiran jauh dan lebih terbuka.

“Bagi saya Startup itu merupakan permulaan yang baik bagi anak muda yang ingin memulai bisnisnya. Karena belakangan ini saya juga terlibat khususnya di beberapa Universitas California dan yang saya lihat disitu terutama anak-anak muda sekarang ini memiliki pikiran jauh dan lebih terbuka serta dorongan untuk melaksanakan programnya membentuk sebuah perusahaan rintisan baru ketimbang mereka berkarir di perusahaan orang lain,” papar Amidi.

Dalam pemaparannya, Amidi menyampaikan sebagai seorang pengusaha dituntut harus mampu kiranya dalam menelaah, apakah produk yang diluncurkan ke masyarakat itu nantinya memang dibutuhkan keberadaannya bagi semua orang.

“Jadi ketika Anda memulai sebuah bisnis. Mereka (Startup) selain harus mampu untuk membuatnya dan setelah mereka membuatnya. Saya ingin mereka untuk mengujinya dengan teman-temannya dan masyarakat sekitarnya. Apakah produk yang kita luncurkan ini diperlukan bagi semua orang. Tetapi pada akhirnya nanti, mereka harus membuat produk yang orang-orang senang untuk memilikinya,” katanya menegaskan.

Plug and Play yang didirikan Saeed Amidi merupakan innovation platform yang berperan menjadi investor, inkubator, partner bisnis, sekaligus co-working space bagi lebih dari 2000 startup dari seluruh dunia. Mereka menjadi salah satu investor pertama dari PayPal, DropBox, dan Lending Club.

FAHRUL ANWAR

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY