Peta Jalan e-Dagang Akan Dukung Startup

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution saat memberikan sambutan kunci pada acara Indonesia Broadband Expo (IBX) 2016. (Foto: Istimewa/Youngsters.id)

YOUNGSTERS.id - Di era perkembangan teknologi informasi bergerak begitu cepat, Indonesia tidak boleh menjadi pemakai saja. Untuk itu pemerintah terus menyiapkan infrastruktur untuk mendorong lahirnya lahirnya bisnis-bisnis pemula atau start up. Termasuk segera meluncurkan peta jalan e-dagang (roadmap ecommerce).

“Di situlah peran pemerintah dalam mendorong lahirnya pelaku-pelaku bisnis kecil menengah. Meski tingkat kegagalannya cukup tinggi, tapi bagi yang berhasil, dia akan dengan cepat bisa mengkapitalisasi usahanya,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution saat memberikan sambutan kunci pada acara Indonesia Broadband Expo (IBX) 2016 baru-baru ini di Jakarta.

Menurut Darmin, dalam situasi ketika perekonomian global belum membaik, Indonesia justru bisa mencuri kesempatan untuk bergerak maju. “Persoalan birokrasi, perizinan dan sejenisnya bukanlah persoalan ketidaktahuan atau ketidakpahaman. Ini persoalan kecerdasan,” tegasnya.

Di sisi lain, Darmin menyoroti peran penting pertelevisian.Negara seperti Indonesia yang tidak hanya luas tetapi juga terpisah-pisah (sebagai negata kepulauan), televisi memegang peranan paling besar untuk menyebarluaskan Informasi secara cepat.

Berdasarkan data, masyarakat memang paling nyaman memperoleh informasi dari televisi (95%), disusul internet (33%), dan surat kabar (12%). Sejak 2010 sektor informasi dan komunikasi selalu mencapai pertumbuhan tertinggi dibandingkan sektor lainnya. Bahkan sejak triwulan I 2016, pertumbuhannya tertinggi kedua setelah sektor jasa dan keuangan.

Pada triwulan II 2016 pertumbuhan sektor informasi dan komunikasi sebesar 8,47% dengan kontribusi terhadap PDB sebesar 3,56%. Sementara sektor Jasa Keuangandan Asuransi tumbuh 3,51% dengan kontribusi sebesar 4,15%. Ini berarti sektor informasi dan telekomunikasi masih memiliki peluang untuk tumbuh lebih tinggi.

“Semoga dalam waktu yang tidak lama, infrastruktur ICT bisa lebih cepat dibangun secara merata. Ini sejalan dengan pengembangan SDM melalui pendidikan dan pelatihan vokasional yang akan kita kembangkan secara besar-besaran. Dalam soal ini kita memang masih tertinggal dengan negara-negara lain,” ujar Darmin.

Dengan membangun infrastruktur yang memadai dan SDM yang trampil, termasuk di bidang ICT, kita bisa masuk ke sektor-sektor lainnya dengan lebih percaya diri.

FAHRUL ANWAR

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY