Pengembangan UMKM Lewat Platform Digital

Kemenkominfo juga membangun platform UMKM digital. (Foto: Istimewa/Youngsters.id)

YOUNGSTERS.id - Potensi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sangat besar. Namun jika hanya dijalankan dengan cara konvensional maka akan membutuhkan waktu yang relatif lama untuk berkembang. Untuk itu PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) merintis pengembangan UMKM melalui platform digital.

Sebelumnya Kemkominfo telah menginisiasi program 1 juta domain gratis untuk UMKM. Hal ini sekaligus mendorong transaksi e-commerce di Indonesia. Mendukung hal itu, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menandatangani perjanjian kerja sama pengembangan UMKM melalui platform digital.

Nota kesepahaman ditandatangani Menkominfo Rudiantara dan Direktur Utama BRI Asmawi Syam. Program 1 Juta Domain adalah pemberian nama domain Indonesia gratis selama satu tahun. Sasarannya adalah UMKM yang memiliki potensi penjualan online, yang juga diberikan pelatihan pembuatan dan pengelolaan website.
Hari Siaga Amijarso Corporate Secretary Bank BRI mengatakan, sebagai bank yang fokus pada segmen UMKM, Bank BRI mendukung program tersebut.

“Program ini sangat menguntungkan bagi nasabah UMKM Bank BRI, karena dengan memiliki website maka penjual tidak lagi dibatasi oleh ruang dan waktu, sehingga dapat menghadapi persaingan di pasar domestik dan di masa mendatang juga akan menjangkau pasar internasional,” tutur Hari dalam siaran pers Rabu (2/11/2016) di Jakarta.

Sebagai bentuk dukungan untuk mensukseskan program ini, Bank BRI telah melakukan sosialisasi internal di 12 Kantor Wilayah Bank BRI yang meliputi 10 provinsi di Indonesia dan terus akan melakukan sosialisasi di 34 provinsi di seluruh Indonesia.

Selain sosialisasi internal, Bank BRI bersama Kemkominfo telah memberikan pelatihan pembuatan dan pengelolaan website kepada nasabah BRI di Yogyakarta, Bekasi, Cianjur, Cirebon, Bandung, Banjar, Tasikmalaya dan Sukabumi.

“‎Apabila potensi UMKM hanya dijalankan dengan cara konvensional maka akan membutuhkan waktu yang relatif lama untuk berkembang,” tuturnya.

Menurutnya, program 1 juta domain ‎dengan nama Indonesia Go Online gratis selama satu tahun dan setelah itu para pelaku usaha UMKM akan diberikan pelatihan pembuatan dan pengelolaan website

STEVY WIDIA

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY