OTT Asing Bisa Gandeng Operator Untuk Beroperasi

Menkominfo Rudiantara (Foto : Stevy Widia/Youngsters.ID)

YOUNGSTERS.id - Pemerintah menginzinkan penyediaan layanan aplikasi dan konten melalui internet (Over the Top/ OTT) asing untuk menggandeng operator. Tujuannya agar masyarakat terlayani dan terlindungi.

“Mau mereka bikin bentuk badan usaha di Indonesia Join Venture atau bekerjasama dengan operator. Saya sampaikan kerjasama paling cepat adalah kerjasama dengan operator,” ujar Rudiantara, usai sambutannya dalam gelaran Echelon 2016, di Jakarta, baru-baru ini.

Lebih lanjut, Rudiantara menjelaskan, hadirnya OTT asing bersama operator di Indonesia tidak lain bertujuan agar masyarakat terlayani dan terproteksi.

Selain itu, langkah tersebut diambil untuk mengutamakan konsep level playing field (keadilan) di mana setiap pemain dalam sebuah pasar memiliki kesempatan yang sama untuk berhasil.

“Mereka (OTT asing) kerjasama dengan operator lalu operator yang memberitahu ke saya. Pada saat itu Spotify datangnya dengan Indosat, yang penting sebagai masyarakat komplain gampang, costumer service, consumer protection, data-data,” katanya.

“Ada level playing field dari sisi kewajiban dan hak, kewajiban hukum dan kewajiban fiskal,” ujar Rudiantara.

Menurutnya, sejauh ini OTT asing yang telah membicarakan hal tersebut adalah Spotify, layanan streaming musik yang resmi meluncur di Indonesia pekan lalu bersama Indosat Ooredoo.

Sementara itu, Rudiantara mengaku belum mendapat informasi dari penyedia layanan streaming video film dan acara televisi asal AS, Netflix, yang kabarnya akan mendirikan perwakilan di Indonesia.

“Netflix belum ada kabar. Sampai saat ini belum ada informasi,” katanya.

 

STEVY WIDIA

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY