NicePay, Incar Pasar e-Commerce dan UKM Indonesia

Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) (Foto : ilustrasi/Youngsters.id)

YOUNGSTERS.id - Pengguna telepon selular di Indonesia diprediksi menjadi 84 juta pada tahun ini. Pasar yang besar ini menjadikan Indonesia merupakan pasar e-commerce yang pertumbuhannya paling cepat di dunia. Dan ini menarik sejumlah provider pembayaran online untuk berinvestasi.

Salah satunya, provider pembayaran online asal Korea, NicePay.  Untuk menggaet pasar Indonesia, NicePay sudah bekerjasama dengan 10 bank nasional. NicePay menyediakan layanan pembayaran lewat metode transfer, kartu kredit dan pembayaran offline seperti mesin EDC yang disebut LinkPay.

Dina Kim CEO NicePay Indonesia mengatakan, selain mengincar pemain e-commerce besar, NicePay juga membidik pasar UKM yang menjual produk lewat media sosial. Sebab, metode pembayaran jadi hal yang krusial dalam transaksi jual beli online.

Lantaran di Indonesia metode transfer masih dominan 85%, NicePay mengedepankan layanan yang disebut transfer pay. Lewat layanan ini, Dina meyebut, setiap pelaku e-commerce dan usaha kecil lain tak ribet mengakomodir konsumennya yang punya akun rekening di bank berbeda, sehingga tidak terkena biaya kliring.

“Untuk UKM yang tidak punya website atau shopping cart, mereka juga bisa gunakan platform ini dan dapat fitur back office digital invoicing,” papar Dina, baru-baru ini di Jakarta

Dengan fitur itu, para pelaku UKM cukup mengisi formulir berisikan informasi konsumennya, termasuk nomor telepon selular. “Jadi begitu uang masuk, konsumen dapat konfirmasi lewat SMS bahwa pesanannya akan diproses,” ujar Dina.

Saat ini, sudah ada 80 merchant yang bekerjasama dengan NicePay, termasuk e-commerce seperti Elevenia, Tiket.com, Pegi-Pegi, Shopee dan Bhinneka.com.

 

STEVY WIDIA