Mendikbud Luncurkan Mobil Formula Hybrid Karya Siswa SMK

Mendikbud Coba Mobil Balap Formula 1 Hybrid Buatan Siswa SMK Bantul. (Foto: Tribune/Youngsters.id)

YOUNGSTERS.id - Inovasi dibidang otomotif dibuat oleh siswa SMK Muhammadiyah 1 Imogiri, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Mereka membuat mobil formula hybrid.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy meluncurkan ‎mobil formula hybrid karya siswa jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) SMK Muhammadiyah 1 Imogiri. “Ini salah satu produk SMK yang membanggakan,” ujar Mendikbud seperti dikutip dari laman resmi Kemdikbud, baru-baru ini.

Mobil buatan siswa SMK Muhammadiyah 1 Imogiri itu memiliki dua sumber tenaga penggerak hybrid yang berasal dari motor listrik yang disuplai dari tenaga surya gabungan dengan mesin bensin. Tenaga penggerak motor listrik dihasilkan dari panel sel surya di bagian atas mobil.

Mobil ini memiliki mesin berkapasitas 1.500 cc itu. Untuk dapat duduk di belakang kemudi, pengemudi harus melepaskan komponen setir dan memasangnya lagi setelah duduk.

Mendikbudmengatakan, pembuatan mobil hybrid itu tidak untuk diproduksi massal, melainkan sebagai bagian dari praktik ‎‎siswa SMK agar lebih terampil.

“Saya khusus berkunjung ke SMK atas pesan presiden supaya meningkatkan kualitas dan kemampuan pendidikan vokasional di Indonesia,” kata Muhadjir.

Dia menambahkan merujuk pada Nawacita Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, pendidikan vokasi harus bisa menjadi andalan dalam meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional.

“Negara yang dapat memproduksi tenaga unggul dan mampu bersaing yang akan menguasai pasar ASEAN,” tuturnya.

Ia juga mendorong agar SMK-SMK dapat menjalin hubungan yang erat dengan dunia industri yang berhubungan langsung dengan jurusan yang ada di sekolah. “Praktik siswa itu sudah separuh dari kerja,” katanya.

Mendikbud juga menekankan pentingnya membangun mental peserta didik agar memiliki mental yang baik dan mampu bertahan. “Selain skill, mentalitas anak dan kepribadiannya juga harus dibentuk sebagai calon pekerja,” tegasnya.

 

STEVY WIDIA

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY