Melalui Roadshow The NextDev, Telkomsel Jaring Ide Kreatif dan Solutif Anak Muda

Melalui Roadshow The NextDev, Telkomsel Jaring Ide Kreatif dan Solutif Anak Muda (Foto:dok. Telkomsel/Youngsters.id)

YOUNGSTERS.id - Melanjutkan rangkaian acara kompetisi The NextDev 2016, Telkomsel menggelar acara roadshow The NextDev 2016 pada tanggal 4 Agustus 2016 yang bertempat di Institut Pertanian Bogor (IPB), Bogor.

“Melalui roadshow The NextDev 2016, kami ingin bertatap muka dengan para generasi muda Indonesia sekaligus mengajak mereka semua untuk turut berkontribusi secara aktif memanfaatkan teknologi terkini untuk melahirkan solusi yang diharapkan memberikan dampak sosial positif melalui ajang kompetisi The NextDev 2016. Dengan tingginya partisipasi dari mereka, akan terjaring lebih banyak lagi ide-ide kreatif dan solutif yang dapat mempercepat penerapan Smart City di berbagai daerah di Indonesia,” ujar Ricky E Panggabean, General Manager Youth & Community Area Jabotabek Jabar Telkomsel.

Roadshow The NextDev 2016 sendiri digelar sejak Mei hingga September 2016 di 20 kota di Indonesia mulai dari Banda Aceh hingga Ambon, guna menyosialisasikan program The NextDev 2016. Dengan begitu diharapkan akan lebih banyak lagi kawula muda berpotensi yang tergerak untuk mewujudkan konsep Smart City di Indonesia dan menjadikan Indonesia lebih baik dengan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi melalui ajang kompetisi ini.

Bogor merupakan kota ketujuh yang mendapat kesempatan penyelenggaraan Roadshow The NextDev 2016. Sebelumnya telah dimulai dari Yogyakarta, Surabaya, Malang, Banyuwangi serta Denpasar. Selanjutnya akan dilaksanakan akan di kota lainnya seperti Bandung, Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Palembang, Manado, Ambon, Gorontalo, Makassar, Banjarmasin, Balikpapan dan Pontianak.

Acara yang terbuka untuk umum ini tanpa biaya dan diisi sejumlah agenda menarik seperti ‘Startup Talk’ dimana peserta akan mendapatkan pengetahuan berharga mengenai pengembangan startup dari pembicara ternama dari industri kreatif digital Indonesia, seperti di roadshow di Bogor yang menghadirkan Andreas Senjaya, CEO iGrow, sebagai salah satu pembicara. Selain itu, ada juga ‘Sharing Session’ bersama finalis The Next Dev 2015, serta ‘Rocket Pitching’ dimana para peserta berkesempatan untuk mempresentasikan produk startup nya selama 3 menit. Tidak hanya itu, peserta mendapatkan e-certificate atas partisipasinya di acara roadshow The NextDev 2016.

Selepas roadshow, akan diadakan proses seleksi regional dan focus group discussion, hingga pada akhirnya didapatkan 20 tim finalis untuk tingkat nasional. Para finalis akan memperoleh pelatihan dan pendampingan secara intensif dari beberapa pakar pada saat bootcamp untuk mengembangkan technical maupun soft skills, mulai dari teknik melakukan coding, marketing skills, hingga communications skills.

“Untuk wilayah Jabotabek dan Jawa Barat kami berharap akan banyak inovasi yang dapat memberikan solusi strategis khususnya untuk menghadapu tantangan di kota besar seperti Jakarta, Bandung, Bogor, dan Tangerang. Terlebih yang bisa mengkombinasikan keunggulan layanan aplikasi dengan kemampuan jaringan seluler terdepan seperti 4G LTE,” Ricky berharap.

The NextDev mengajak kawula muda untuk mewujudkan imajinasi dan ide mereka tentang Smart City dan menjadi bagian dari program untuk membentuk masa depan Indonesia yang lebih baik. Tahun ini The NextDev hadir dengan konsep yang lebih menantang dengan tetap fokus pada pengembangan Smart City, dengan ruang lingkup yang lebih luas yaitu kategori pengembangan aplikasi untuk rural atau pedesaan.

Dalam kompetisi The NextDev 2016, terdapat sembilan sub tema yang memiliki fokus tersendiri sebagai dasar pengembangan solusi. Kesembilan sub tema yang bisa dipilih oleh peserta adalah agrikultur, kemaritiman, usaha kecil dan menengah (UKM), pemerintahan, energi, pariwisata, kesehatan, pendidikan, dan transportasi.

Selain menciptakan karya yang akan bermanfaat bagi orang banyak, tiga tim terbaik juga akan mendapatkan berbagai hadiah menarik yang disebut dengan 6M, yakni Market Access (akses pasar), Marketing (publisitas), Mentoring (pelatihan dan pendampingan), Management Trip (study visit ke pelaku industri telekomunikasi di luar negeri), Money (uang tunai), dan Monetizing (peluang besar untuk memperoleh pendapatan melalui kolaborasi dengan stakeholder terkait).

 

STEVY WIDIA

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY