Lotion Dari Kulit Buah Diganjar Medali Emas

Inovasi lotion kulit buah raih medali emas di ajang World Invention Creativity Contest (WICC) 2016 di Korea Selatan. (Foto: UB/Youngsters.id)

YOUNGSTERS.id - Kulit buah seperti manggis, pisang dan nangka ternyata bisa dimanfaaatkan sebagai lotion dan sabun mandi. Inovasi ini dilakukan tim mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT-UB) Malang. Berkat kreativitas itu, mereka meraih medali emas di ajang World Invention Creativity Contest (WICC) 2016.

Adalah Tim Azala Skin Care yang terdiri dari Sofia Afifah A (Teknik Kimia), Yuyun Drupadi A.A. (Teknik Kimia), Mohammad Rizal Fauzi (Teknik Kimia), Indra Barani (Teknik Mesin), Linggar Gara Putra S (Teknik Mesin), dan dosen pembimbing Vivi Nurhadianti ST MT.

Menurut Sofia, ketua tim Azala, pembuatan lotion AZALA terinsipirasi oleh kondisi Indonesia sebagai negara tropis yang identik dengan paparan ultra violet (UV) dari sinar matahari, yang apabila terlalu sering dapat menyebabkan kanker kulit.

” Kami memanfaatkan anti oksidan kulit buah manggis untuk menangkal radikal bebas. Bahan ini dapat menghilangkan sel kulit mati bahkan manggis dikenal kaya akan senyawa antioksidan yang bermanfaat untuk mencegah kanker kulit. Produk kami juga bisa menyamarkan bekas luka dan melembabkan kulit,” kata Sofia Afifah, Ketua Tim yang dilansir Humas UB, baru-baru ini.

Dia memaparkan bahwa bahan-bahan untuk produk sabun mandi dan lotion tersebut, memanfaatkan limbah buah-buahan dari beberapa toko, salah satunya toko jus buah. Untuk satu kilogram buah bisa menjadi empat botol lotion kemasan 100 mililiter dan enam bungkus sabun ukuran 20 gram.

Cara pembuatannya, lanjutnya, harus dibuat terlebih dahulu ekstrak dari masing-masing kulit buah dengan pelarut metanol. Pembuatan lotion dibagi menjadi dua fase, yakni fase air dan minyak. Sedangkan untuk pembuatan sabun, ekstrak kulit buah tersebut dan lemon ditambahkan ke dalam fase minyak yang terdiri dari VCO, minyak zaitun dan minyak jarak.

“Bahan-bahan yang kami gunakan ini seluruhnya merupakan produk lokal Indonesia. Produk Azala Skin Care dijual dengan harga Rp5 ribu untuk sabun dan Rp15 ribu untuk lotion. Inovasi baru Azala Skin Care dari produk sebelumnya terletak pada penggunaan campuran lebih dari satu macam buah dan produk baru berupa sabun,” jelas Sofia lagi.

Berkat inovasi tersebut, mereka meraih Gold Medal pada 3rd World Invention Creativity Contest (WICC) 2016 yang diseleggarakan oleh Korea University Invention Association (KUIA) di Seoul Trade Exhibition & Convention (SETEC), Korea Selatan belum lama ini.

Sebelumnya, Tim Azala Skin Care juga mendapatkan penghargaan di ajang 27th Asian Young Inventors Exhibition (AYIE) 2016 di Malaysia beberapa waktu lalu dengan produk lotion antikanker dari ekstrak kulit manggis.

Pada kompetisi yang diikuti oleh 20 negara tersebut, Tim Azala Skin Care mendapat Bronze Medals AYIE 2016, Special Award oleh World Invention Intellectual Property Associations (WIIPA), dan Special Award oleh International Intellectual Property Network Forum (IIPNF).

Indra menambahkan, saat ini mereka terus melakukan riset. Sejauh ini, dua perusahaan dari luar negeri telah tertarik untuk merintis kerjasama untuk pengembangan produk yang sedang dalam proses paten tersebut.