Kemristekdikti Siap Pamerkan Inovasi Technopreneur di I3E

Karya inovator binaan Ditjen Penguatan Inovasi akan dipamerkan di I3E 2016. (Foto : Dikti/Youngsters.id)

YOUNGSTERS.id - Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) akan memamerkan 105 produk inovasi teknologi karya inovator binaan Ditjen Penguatan Inovasi di Indonesia Innovations and Innovators Expo (I3E) 2016. Pameran tersebut akan digelar pada 17-20 November 2016 di Bekasi.

“Produk inovasi yang dipamerkan mayoritas adalah teknologi yang sudah siap diproduksi. Karena syaratnya yang untuk bisa mendapat insentif dari kami memang harus inovasi yang sudah siap produksi,” kata Dirjen Penguatan Inovasi Kemristekdikti Jumain Ape dalam siaran pers Senin (14/11/2016) di Jakarta.

Jumain mengatakan, produk inovasi ini dari perusahaan pemula yang menjadi peserta insentif Inkubasi Bisnis Teknologi (IBT) Kemristekdikti. Dan dari 105 inovasi yang akan ditampilkan di I3E 2016 hampir 50 % sudah siap produksi. Sedangkan sisanya, merupakan produk teknologi dari calon peserta insentif IBT, masih berupa prototipe.

Kegiatan I3E 2016 ini menurut Jumain, dalam rangka membangun iklim kondusif tumbuh dan berkembangnya perusahaan pemula berbasis teknologi (PBBT). “Ini juga untuk mendorong hilirisasi dan komersialisasi hasil penelitian dan pengembangan (litbang) di Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi Retno Sumekar mengatakan teknologi yang dipamerkan merupakan inovasi dari mereka yang menerima insentif IBT dari Kemristekdikti. Kegiatan tersebut menjadi amanah yang harus dilakukan Kementerian untuk memunculkan “technopreneurs” baru di tanah air.

Selain diikuti 105 perusahaan pemula dan calon perusahaan pemula di bidang teknologi, menurut dia, ekspo tersebut juga akan diikuti oleh inovator binaan dari Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) yang memamerkan inovasi bidang pangan, informasi teknologi, transportasi, dan sebagainya.

Ia berharap masyarakat dapat melihat bahwa sebenarnya Indonesia mampu menghasilkan produk inovatif dan mendukung perusahaan pemula berbasis teknologi yang didirikan para “technopreneurs” pemula.

Retno juga mengatakan, penandatanganan sejumlah kerja sama antara perusahaan pemula dari peserta IBT Kemristekdikti dengan beberapa industri akan dilakukan di sela-sela pembukaan ekspo. Selain itu, akan digelar sejumlah kegiatan pendukung juga dilakukan seperti talkshow inovasi dan bisnis, “business pitching”, permainan edukasi dari Pusat Peragaan Iptek, serta konsultasi klinik mengenai Hak Kekayaan Intelektual, Standarisasi Nasional Indonesia, hingga pengawasan obat dan makanan.

 

STEVY WIDIA

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY