Kemenperin Jajaki Kerja Sama Dengan e-Commerce Internasional

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto berbincang dengan Kepala BKPM Thomas Lembong dan Kepala Bappenas Bambang PS Brodjonegoro. (Foto: Galamedia/Youngsters.id)

YOUNGSTERS.id - Kementerian Perindustrian tengah menjajaki kerja sama dengan sejumlah e-commerce internasional. Kerjasama itu diharapkan dapat meningkatkan kapabilitas IKM baik di pasar dalam maupun luar negeri.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan institusinya telah menggandeng JETRO Jepang dalam penyusunan database industri kecil dan menengah (IKM) yang bermanfaat bagi promosi hasil produknya. Untuk memperkuat IKM dalam negeri, Kementerian Perindustrian juga tengah menjajaki peluang kerja sama dengan e-commerce asal Tiongkok.

“Dalam kunjungan ke Tiongkok kemarin, kami berbicara dengan Alibaba dan Huawei tentang peluang kerjasama di bidang tersebut,” Kata Airlangga dalam siaran pers, Jumat (16/9/2016).

Selain itu, Kementerian Perindustrian mendukung kebutuhan logistik untuk ekspor IKM serta memfasilitasi perusahaan startup domestic. Pemerintah juga mendukung pembuatan arsitektur untuk platform asal luar negeri, termasuk dari Amerika Serikat, yang mendukung pengembangan IKM.

Menurut Airlangga, saat ini pemerintah Indonesia mendorong pertumbuhan IKM melalui dua cara. Pertama, memberikan bantuan dan dukungan akses pembiayaan. Dukungan yang diberikan termasuk bantuan peningkatan kapasitas IKM sehingga mampu menghasilkan produk yang memenuhi standar kualitas industri dan SNI.

Senada dengan Airlangga, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan industri dalam negeri harus memanfaatkan momentum, mengingat besarnya peluang kerja sama kepada perusahaan besar asal Amerika Serikat untuk mendukung pengembangan usaha kecil dan menengah di Indonesia. “Hasilnya akan win-win bagi perusahaan maupun IKM,” ujar Enggar.

Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong menilai hambatan bagi IKM yang sering terjadi akibat regulasi yang menyulitkan sehingga deregulasi dan paket kebijakan ekonomi menjadi poin penguatan bagi IKM.

“Strategi mengembangkan IKM adalah dengan menjadikannya bagian dari ekonomi formal. Dukungan yang diperlukan IKM antara lain dalam bentuk pelatihan, fasilitasi akses pasar, serta promosi,” kata Thomas.

STEVY WIDIA