Kembangkan Ekonomi Kreatif, Bekraf Gandeng Filantropi

Bekraf menandatangani MOU dengan lembaga Filantropi Indonesia di acara Indonesia Philanthropy Festival (IPF) 2016. (Foto: Bekraf/Youngsters.id)

YOUNGSTERS.id - Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) bervisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan ekonomi dunia di bidang ekonomi kreatif pada 2030. Untuk itu Bekraf menggandeng para filantrop yang bernaung di bawah lembaga Filantropi Indonesia di acara Indonesia Philanthropy Festival (IPF) 2016.

Kepala Bekraf Triawan Munaf mengatakan penandatanganan MoU merupakan upaya pemerintah dalam mengembangkan ekonomi kreatif dengan bekerja sama dengan lembaga nirlaba. Melalui MoU ini, kami berharap ekonomi kreatif akan semakin berkembang melalui kontribusi filantropi yang konsisten mengembangkan ekonomi kreatif bersama Bekraf,” ucap Triawan Jumat (7/10/2016) di Jakarta Convention Center, Senayan.

MoU ditandatangani Deputi II Bidang Akses Pemodalan Bekraf Fadjar Hutomo dan Ketua Filantropi Indonesia Timotheus Lesmana Wanadjaja. Inti MoU adalah dukungan Filantropi Indonesia terhadap pengembangan ekonomi kreatif.

Fadjar mengatakan peran para filantrop cukup besar dalam usaha Indonesia mencapai target Sustainable Development Goals (SDGs). Tujuan SDGs -agenda pembangunan yang disepakati 193 negara anggota PBB- adalah mencapai pemerataan kesejahteraan dan keadilan sosial yang berkesinambungan.

“Di samping kebijakan fiskal negara, kemandirian ekonomi kreatif menjadi salah satu pondasi untuk mencapai SDGs,” tutur Fadjar.

Selain menandatangani MoU dengan Filantropi Indonesia, Bekraf juga mendukung IPF 2016. Acara yang digelar dua tahun sekali ini berisi pameran, konferensi, talk show dan forum kemitraan serta field trip ke beberapa proyek Filantropi Indonesia.

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa dan Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro turut hadir dalam penandatanganan MoU. Filantropi Indonesia adalah lembaga nirlaba yang dibentuk oleh individu atau kelompok yang peduli dan ingin berbagi kepada sesama. Lembaga ini bertujuan mencapai target SDGs 2030.

Terdapat lebih dari 100 booth aksi kemanusiaan yang dipamerkan di Festival Filantropi Indonesia ini, termasuk Media Group Dompet Kemanusiaan yang membawahi Yayasan Media Group, Yayasan Sukma dan Kick Andy Foundation.

FAHRUL ANWAR

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY