Indonesia Kekurangan Talent Teknologi Digital

Menkominfo Rudiantara membuka Hacksprint Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital Sabtu (8/10/2016) di Gedung Kominfo Jakarta. (Foto: Fahrul Anwar/Youngsters.id)

YOUNGSTERS.id - Indonesia masih kekurangan sumber daya manusia dalam bidang teknologi digital. Untuk itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika memberikan dukungan perkembangan startup digital berkualitas di Indonesia.

“Soal sumber daya manusia bidang teknologi digital ini kita masih sangat kekurangan,” kata Rudiantara ketika ditemui usai membuka kegiatan Hacksprint Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital Sabtu (8/10/2016) di Gedung Kominfo Jakarta.

“Di Indonesia ini SDM atau talent susah, masih banyak yang ambil dari India,” ujar dia.

Menurut Rudiantara, sumber daya manusia bidang teknologi digital sangat dibutuhkan oleh Indonesia pada saat ini terkait dengan perkembangan e-commerce di Indonesia yang pada 2020 ditargetkan dapat mencapai Rp 130 miliar.

“Pada akhir 2017, Pemerintah sudah alokasikan dana untuk mendukung sumber daya manusia bidang teknologi digital ini,” ujar Menkominfo.

Untuk mendukung pengembangan 1.000 startup sampai tahun 2020, Rudiantara mengatakan jika saat ini pemerintah sedang merancang program pemerataan broadband di seluruh indonesia, sekaligus pengembangan aspek cyber security.Oleh karenanya, Ia berharap gerakan ini akan melahirkan startup – startup yang bermanfaat bagi publik, dan bisa bertahan ke depannya sebagai pemecah masalah di berbagai bidang melalui sektor teknologi digital.

“Nanti dari 1000 itu setelah 5 tahun, paling yang bisa menjadi Unicorn-nya mungkin hanya sekitar 40-50 start up yang jadi the best-nya. Tapi artinya, bukan berarti yang failed juga tidak memberi nilai tambah sama sekali,” kata Rudiantara.

Dia mengaku bangga pada antusias para anak muda, yang ikut dalam ajang kompetisi berskala nasional dan internasional ini. Menurut dia Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital merupakan langkah awal untuk menciptakan masa depan ekonomi digital Indonesia. Dan anak-anak muda yang menjadi motor untuk menstranformasi Indonesia menjadi pemimpin di era teknologi informasi.

“Saya yakin pasti dari 1000 start up ini akan ada yang tumbuh dan berkembang, dari orang-orang yang ada di ruangan ini,” pungkasnya.

Saat ini tahapan Gerakan Nasional 1000 Startup Digital telah memasuki Hachhathon. Di tahap ini para peserta mendapat pengarahan dari sejumlah mentor seperti Andreas Sanjaya – CEO iGrow, Rama Notowidigo Chief Of Produk GOJEK Indonesia dan Sanny Gadhafi CEO 8villages. Dari sini akan dicari ide terbaik untuk melakukan pitching di hadapan juri.

 

FAHRUL ANWAR
Editor : Stevy Widia

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY