Indonesia Jadi Tuan Rumah Pameran Logistik Dunia

Suasana pameran Jakarta International Logistics Summit and Expo (JILSE) 2016. (Foto: Istimewa/Youngsters.id)

YOUNGSTERS.id - Momentum integrasi pasar tunggal Masyarakat Ekonomi ASEAN yang tengah berkembang pesat menjadi salah satu logistik hub terpenting di dunia. Untuk itu Deutsche Messe akan menggelar pameran logistik terbesar dunia di Indonesia.

“Kawasan ASEAN menawarkan peluang bisnis yang luar biasa bagi perusahaan logistik,” kata Krister Sandvoss dari Deutsche Messe di Jakarta baru-baru ini. Dan mereka memilih Indonesia sebagai tempat untuk menggelar pameran logistik akan menyelenggarakan intralogistik terbesar di dunia setelah Jerman, Tiongkok, Rusia, India dan Australia.

Pameran CeMat Southeast/TransAsia Jakarta/Cold Chain Indonesia yang akan berlangsung 2-4 Maret 2017 di ICE BSD City, Tangerang. Perusahaan penyelenggara pameran asal Jerman itu menggandeng ITE Group Plc dari Inggris melalui PT Debinto-ITE. Pameran ini diprediksi akan menarik peserta dari luar negeri seperti Tiongkok, Jepang, Italia, Singapura, Taiwan, Malaysia, dan India. Oleh karena itu, pengunjung diharapkan akan datang dari seluruh kawasan Asia Tenggara.

Direktur Industri, Transport, dan Logistik dari ITE Group Pte Laurent Noel mengatakan, kolaborasi antara ITE di sektor logistik transpor dan Deutsche Messe di sektor handling material dan intralogistik merupakan paduan yang tepat apalagi tahun 2017, Pemerintah Indonesia akan menyelesaikan bagian pertama dari proyek infrastruktur baru di Jawa, Sumatera, dan Kalimantan yang akan merangsang pertumbuhan perekonomian setempat.

Ketua Kadin Rosan Roeslani menilai, pameran ini akan menampilkan solusi dan produk mutakhir untuk mengubah Indonesia menjadi salah satu hub logistik di Asia. “Selama ini di logistik ada ekonomi biaya tinggi yang bisa mencapai 24% dari GDP dan menjadi hambatan utama pertumbuhan ekonomi Indonesia,” katanya.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Basuki Hadimuljono menambahkan, keberadaan ASEAN membuktikan bahwa pasar regional yang terintegrasi secara positif akan mempengaruhi pertumbuhan dan kelangsungan perdagangan. Logistik, pasalnya memainkan peran yang krusial di masa arus bebas barang dan jasa seperti saat ini.

Penyelenggaraan CeMat Southeast Asia ini mendapatkan dukungan berbagai pihak antara lain Kadin, Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI), Asosiasi Logistik Indonesia (ALI), Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Kementerian Perdagangan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan, serta German Engineering Association (VDMA) dan European Federation of Materials Handling (FEM).

FAHRUL ANWAR

NO COMMENTS

Leave a Reply