Indigo Siap Lahirkan 1.000 Technopreneur

Program Indigo Creative Nation (indigo.id) untuk melahirkan technopreneur. (foto : Indigoincubator/Youngsters.id)

YOUNGSTERS.id - Terkait dengan pengembangan ekonomi digital, PT Telkom mendukung pemerintah untuk melahirkan 1.000 technopreneurs sampai 2020. Untuk itu Telkom membentuk program Indigo Creative Nation (indigo.id) untuk melahirkan technopreneur dan mengembangkan startup di Tanah Air. 

Indigo Creative Nation terinspirasi dari Silicon Valley yang menyebarkan semangat kolaborasi dan berbagi yang berasal dari komunitas untuk komunitas.

“Kendala yang dialami startup selama ini adalah soal inovasi, bisnis dan teknis. Selain itu, pengembangan startup tidak bisa instan. Tugas Telkom adalah mengantarkan startup menuju jembatan kesuksesan,” ungkap Ery Punta Hendraswara, Deputy EGM Coherence & Innovation Management, Digital Service Division PT Telkom dalam keterangan resminya Senin (28/3/2016).

Pada  2014 Telkom bersama MIKTI mengembangkan Digital Inovation Lounge (DILo) : Creative Camp untuk mendukung program Indigo menciptakan technopreneur/digitalpreneur. DILo ini menyediakan akses digital terpadu untuk teknologi, gadget dan entertainment. Saat ini DILo sudah berdiri di 13 kota besar di Indonesia.

“Melalui DILo, kemampuan startup dimatangkan dengan pelatihan entrepreneurship, membuat aplikasi, teknologi network dan sebagainya. Animonya tinggi karena ada sekitar 9 ribu member yang mendaftar dan ada puluhan meetup dalam setahun, jadi tidak hanya startup saja yang bisa mendapatkan fasilitas DiLo,” ungkap Ery.

Kehadiran DILo ini membuktikan peran community to community untuk memacu lahirnya technopreneur dan startup-startup baru yang jangka panjangnya bisa mendorong kemajuan digital economy di Indonesia.

Pada 2016, program Indigo Creative Nation (Indigo.id) kembali dibuka, kali ini mengusung tema : Building Strong Indonesia Digitalpreneuer with Disruptive Mindset. Dan startup yang tertarik untuk bergabung di program Indigo bisa mendaftarkan startupnya kapan saja sepanjang 2016.

Sebelumnya pada 2015, Telkom bersama MDI (Metra Digital Inovasi) mengembangkan program inkubasi start up dengan sillicon valley mindset. Ajang ini adalah kesempatan bagi startup digital untuk tumbuh menjadi perusahaan global bersama Telkom Group.

Para startup yang berpartisipasi dapat bekerja sama dengan seluruh perusahaan di Telkom Group, bahkan memasuki pasar global melalui representatif Telkom Group International Office di 10 negara. Ada 6 kategori produk yang dapat dipilih oleh startup, yaitu City & Goverment Solution, Business Solution, Home Solution, Commerce, Personal Apps, dan Social Media & Community.

Startup yang terpilih, mendapat dukungan inkubasi selama 7 bulan dan mendapatkan berbagai fasilitas seperti, akses pasar melalui channel pemasaran Telkom, pendampingan bisnis dan teknis oleh para mentor, serta pendanaan hingga Rp 250 juta per startup.  Selanjutnya, pendanaan itu memiliki opsi pendanaan lanjutan hingga Rp 2 miliar bagi startup yang masuk ke tahap akselerasi.

Ke depan, dengan penyempurnaan pembinaan startup melalui wadah Indigo Creative Nation diharapkan makin banyak melahirkan technopreneur baru yang memiliki passion membangun digital company, sehingga jangka panjangnya bisa mendorong kemajuan ekonomi digital di Indonesia.

 

STEVY WIDIA