Ideafest 2016 Sambangi Yogyakarta

Malioboro di malam hari. (foto ; Ilustrasi/radarjogja)

YOUNGSTERS.id - Ideafest 2016 menyambangi kota  Yogyakarta.  Gerakan kebangkitan kreatif untuk perubahan yang fokus pada dunia kewirausahaan sosial ini, kembali hadir dengan tema Shift(think). Aksi ini untuk memotivasi anak muda di kota pelajaruntuk mengembangkan ide kreatif dan kewirausahaan.

Festival Director Ideafest, Chaerany Putri mengatakan, ideafest tidak lagi hanya untuk membawa perusahaan kepada potensi ekonomi yang baik, juga membawa kebaikan bagi lingkungan di sekitarnya.

“Kami menyelenggarakan berbagai kegiatan, seperti kompetensi SDM dan manajerial, inovasi teknologi, networking, modal, dan lain-lain dengan memberikan berbagai konten yang dapat memperkaya pengetahuan para pelaku wirausaha sosial di Indonesia,” katanya dalam siaran pers, Kamis (21/4/2016).

Menurutnya, kreativitas memiliki kekuatan yang dapat menggerakkan berbagai niat, menjawab tantangan, dan menginspirasi terjadinya berbagai solusi. Karena kreativitas mampu menghasilkan inovasi-inovasi yang mampu mengubah dunia menjadi lebih baik. Sehingga membawa dampak baik bagi masyarakat, terutama untuk iklim bisnis.

Putri menambahkan, tahun lalu Ideafest hadir selama dua hari dengan berbagai topik dan pembicara inspiratif yang sudah dikenal di bidang kewirausahaan. Pihaknya telah menghadirkan Shivani Siroya (CEO InVenture), Nadiem Makarim (CEO Go-Jek), William Tanuwijaya (CEO Tokopedia), Kevin Mintaraga (CEO Bridestory), Melissa Sunjaya (CEO Tulisan), dan lainnya.

Ben Soebiakto Chairman IDEAFEST 2016 mengatakan, tahun ini pihaknya kembali hadir dengan konsep festival yang lebih menarik, lebih banyak kelas untuk dapat mengakomodir pengunjung lebih banyak.

Ideafest juga memiliki sebuah kompetisi yang diadakan sebagai pembuka dari rangkaian kegiatan yang dinamakan Ideas for Indonesia. Tujuannya menjaring ide-ide kewirausahaan sosial dari seluruh Indonesia.

Pada Ideafest 2015 sebagai pemenang pertama adalah Anang Setiawan. Dengan proyek bertajuk Gerakan Pulang ke Desa yang menghubungkan pengusaha yang tinggal di daerah kecil dengan investor melalui metode pembagian saham.

 

STEVY WIDIA