Go-Jek Sejahterakan Mitra Lewat Program Swadaya

Nadiem Makarim CEO Go-Jek Indonesia, pada acara Go-Jek Hero Day Minggu (20/11/2016) di Jakarta (Foto: Istimewa/Youngsters.id)

YOUNGSTERS.id - Sempat didemo oleh para mitra kerjanya membuat Go-Jek melahirkan program Swadaya. Selaku penyedia aplikasi layanan on-demand terbesar di Indonesia, program tersebut bertujuan membantu meningkatkan kesejahteraan para mitra driver Go-Jek.

Program ini diluncurkan bersamaan dengan digelarnya kegiatan GO-JEK Hero Day 2016, yang mengundang sekitar 500 mitra driver untuk berekreasi dan bersantai bersama anggota keluarganya.

“Selain membantu para pekerja sektor informal memperoleh penghasilan yang lebih baik dengan bergabung bersama GOJEK, kami juga membantu mereka mengakses lembaga keuangan dan mendapatkan produk atau layanan yang mereka inginkan. Mengingat, para pekerja informal seperti tukang ojek masih memiliki kesulitan untuk mengakses layanan keuangan dan membeli produk secara tunai,” ungkap Nadiem Makarim CEO Go-Jek Indonesia, saat acara GO-JEK Hero Day Minggu (20/11/2016) di Jakarta.

Menurut Nadiem, langkah ini sejalan dengan komitmen Go-Jek untuk memberdayakan dan membantu sektor informal. GO-JEK saat ini telah memiliki mitra lebih dari 250.000 yang tersebar di 15 kota di Indonesia.

Swadara memiliki lima program manfaat utama bagi mitra driver. Pertama, akses terhadap lembaga jasa keuangan yaitu perbankan dan asuransi. Para mitra driver selain memiliki akses ke produk perbankan dengan memiliki rekening bank dan kartu ATM, mereka juga dapat membeli polis asuransi kesehatan yang sangat terjangkau, hanya sekitar Rp 2.300 per orang per hari.

“Program asuransi ini bisa dimanfaatkan tidak hanya oleh mitra Go-Jek tetapi juga keluarganya. Sudah lebih dari 4000 mitra Go-Jek dan keluarganya yang memanfaatkan program asuransi kesehatan ini. Sekarang, mereka bisa lebih nyaman dalam bekerja, karena tidak bingung lagi dengan biaya kesehatan saat sakit.” ungkap Nadiem lagi.

Program manfaat kedua berupa peningkatan perencanaan keuangan dan daya beli melalui akses cicilan otomatis yang terjangkau. Dalam program ini, mitra driver dapat membeli sepeda motor, handphone, barang elektronik dan kacamata secara cicilan. Hanya dengan Rp 6.000 – Rp 29.000 per hari, mitra Go-Jek sudah dapat memiliki barang elektronik yang diinginkan.

Program manfaat lain yang ditawarkan oleh Swadaya adalah diskon pembelian kebutuhan sehari-hari. Untuk program ini, Go-Jek telah bekerjasama dengan salah satu bengkel otomotif, toko ritel dan jaringan minimarket.

Sedangkan, program manfaat keempat adalah akses terhadap kesempatan bisnis untuk meningkatkan pendapatan keluarga. Program ini dapat dilakukan tidak hanya oleh mitra driver tetapi juga pasangannya dengan menjadi Ketua Arisan dari RUMA Arisan Mapan.

Selain cicilan yang terjangkau, beberapa lembaga yang bekerjasama dalam Swadaya ini juga menawarkan harga barang yang lebih murah untuk para mitra driver GO-JEK. “Swadaya ini telah kami uji coba di Jabodetabek dan terbukti sukses. Kedepannya, Swadaya dapat diakses oleh para mitra talent dan mitra driver GO-JEK yang ada di kota-kota lain di Indonesia. Kami berharap dengan program-program manfaat ini, para mitra kami menjadi lebih berdaya dengan kekuatan mereka sendiri dan taraf hidupnya dapat meningkat dan menjadi lebih baik dari sebelumnya,” kata Nadiem menambahkan.

Sementara itu, untuk meningkatkan kemampuan mitra driver dalam berkendara dengan baik, Go-Jek juga memberikan pelatihan keamanan berkendara (safety riding). Guna melaksanakan program ini, Go-Jek telah bekerjasama dengan dua belas (12) perusahaan untuk menyediakan manfaat kepada mitra driver Go-Jek diantaranya PT Astra Honda Motor, FIF Group, Courts, Erafone, Optik Melawai, Allianz, Pasar Polis, Mr Montir, Alfamart, RUMA, Ramayana dan Rifat Driving Labs.

 

STEVY WIDIA

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY