G20 Berkomitmen Mantapkan Ekonomi Digital

Para pemimpin negara G-20. (Foto: Istimewa/Youngsters.id)

YOUNGSTERS.id - Kelompok negara G20 berkomitmen untuk memantapkan ekonomi digital. Rumusan rekomendasi dari para wakil menteri keuangan Negara dan wakil gubernur bank sentral Negara-negara G20 akan diajukan pada pertemuan puncak Konferensi Tingkat Tinggi 4-5 September 2016.

“Pertumbuhan inovatif, menjadi tema dan kunci utama dalam penyelenggaraan KTT G20 tahun ini. Ekonomi digital sebagai salah satu bentuk instrument inovatif bagi peningkatan pertumbuhan ekonomi global,” kata Wakil Menteri Keuangan Tiongkok Zhu Guangyao dilansir Antara Kamis (1/9/2016) di Hangzhou, Provinsi Zhejiang, Tiongkok.

Para wakil menteri keuangan negara dan wakil gubernur bank sentral negara-negara G20 berkumpul untuk memantapkan rumusan rekomendasi. Hasilnya akan diajukan pada pertemuan puncak pelaksanaan KTT ke-11 G20 dua hari mendatang .

Zhun Guangyao mengatakan untuk kali pertama pengembangan ekonomi digital dibahas mendalam hingga menghasilkan sebuah petunjuk pelaksanaan global untuk mendukung pertumbuhan, dan akan diajukan pada pertemuan puncak G20 untuk mendapat persetujuan.

“Rumusan aturan ekonomi digital global harus dapat menjadi petunjuk pelaksanaan keuangan digital yang inklusif. Ekonomi digital telah tumbuh pesat, tetapi baru kali ini dirumuskan aturan dan petunjuk globalnya” ungkapnya.

Dalam sebuah laporannya awal 2016, Bank Dunia menilai di saat internet, telepon selular, dan teknologi digital lainnya menyebar dengan cepat di seluruh negara berkembang.

Namun keuntungan digital yang diharapkan yakni pertumbuhan yang lebih tinggi, pekerjaan yang lebih banyak serta layanan publik yang lebih baik, ternyata masih belum mencapai harapan. Bahkan 60 % penduduk dunia masih masih tertinggal dari ekonomi digital yang terus berkembang.

Selain ekonomi digital, dalam KTT ke-11 G20 juga dimantapkan tentang reformasi struktural ekonomi terutama menyangkut perdagangan serta investasi global.

Perlu diketahui, kelompok 20 ini mewakili dua pertiga populasi, memproduksi 85% produk domestik bruto (PDB) dunia dan menguasai 75 % perdagangan dunia. Indonesia telah menjadi anggota G20 sejak 2009 dan tidak pernah absen mengikuti forum tahunan tersebut.

Terkait ekonomi digital di Indonesia, potensinya sangat besar, tetapi masih ada banyak tantangan untuk memperoleh ‘dividen digital’ seperti kurangnya infrastruktur, keterampilan dan regulasi. Google memperkirakan dengan pertumbuhan pengguna internet 19 % pertahun, Indonesia diramalkan akan menjadi negara dengan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara.

Indonesia merupakan salah satu populasi pengguna Internet yang pesat berkembang di dunia, dengan perkembangan sebesar 19 % per tahun. Dan diproyeksikan akan mencapai 215 juta sebelum 2020, dari sebelumnya hanya 92 juta di tahun 2015.

 

STEVY WIDIA

NO COMMENTS

Leave a Reply