Facebook Manjakan Pelaku Bisnis

Facebook messenger memudahkan pelaku usaha. (Foto : fastcompany)

YOUNGSTERS.id - Messenger tidak hanya digunakan untuk menghubungi teman dan keluarga seseorang, tapi juga pelaku bisnis. Hal inilah yang mendorong Facebook untuk menambahkan beberapa fitur baru dan perubahan pada Messenger untuk mendukung para pelaku bisnis.

Menurut data internal Facebook per bulan April, sebanyak 1 miliar pesan dikirimkan oleh pengguna Facebook kepada pelaku bisnis melalui Messenger. Untuk itu, dalam siaran resmi Facebook menyatakan telah melakukan perubahan dengan menampilkan username Page di bawah nama Page.

Username akan mulai muncul di bagian bawah nama Page dengan simbol “@” di bagian depan username. Fitur username ini baru akan diluncurkan dalam waktu beberapa minggu ke depan.

Setiap Page memiliki username yang unik yang dapat diubah. Facebook menjelaskan, karena username ini bersifat unik, maka hal ini diharapkan akan dapat membantu masyarakat untuk memastikan bahwa mereka memang menghubungi pelaku bisnis yang mereka maksud, terutama jika sang penjual memiliki nama yang relatif banyak digunakan.

Selain itu, Facebook juga menambahkan dua fitur baru, yaitu Messenger Links dan Messenger Codes. Messenger Links memudahkan seorang pelaku usaha untuk membuat tautan yang mudah diingat, misalnya m.me/username. Saat pelanggan mengklik tautan tersebut, maka mereka akan terhubung dengan sang pelaku bisnis di Messenger.

Sementara Messenger Codes merupakan kode unik untuk setiap pelaku usaha. Seseorang dapat memindai kode ini di Messenger sehingga mereka dapat langsung terhubung dengan sang pelaku bisnis. Facebook menyebutkan, seorang pelaku bisnis dapat menggunakan Messenger Links dan Codes di iklan atau di situs mereka, sehingga masyarakat dapat menghubungi mereka dengan lebih mudah.

Selain itu, Facebook juga menambahkan sebuah fitur yang disebut Messenger Greetings. Fitur ini memungkinkan seorang pelaku usaha untuk membuat kata-kata pembuka yang akan tampil di setiap pesan baru.

 

ANGGIE ADJIE SAPUTRA

Editor: STEVY WIDIA