Expo Prukades 2017 Promosikan Kreativitas BUMDes

Eko Putro Sandjojo, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. (Foto: Istimewa/Youngsters.id)

YOUNGSTERS.id - Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa) menjadikan desa tertinggal sebagai salah satu pusat perhatian. Salah satu sarana yang perlu ditingkatkan adalah teknologi.

Untuk itu Kemendesa menggelar Expo Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades) 2017 yang diadakan di Mezzanine Hall, Thamrin City.

“Kami berharap dengan diselenggarakannya Expo Prukades 2017 ini dapat mempromosikan hasil karya masyarakat desa tertinggal dan membuka peluang inventasi dari para investor baik dari dalam maupun luar negeri,” kata Eko PUtro Sandjojo, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, , dalam keterangan resminya baru-baru ini.

Menurut dia, Kemendesa mengusung empat program, yakni Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades), Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Embung, dan saran olahraga desa yang tercantum dalam Instruksi Menteri Nomor 1 Tahun 2017 tentang kegiatan prioritas kementerian.

Prukades merupakan wujud pengembangan ekonomi kreatif yang mengoptimalkan segala potensi masyarakat pedesaan melalui hasil karyanya yang juga didukung oleh BUMDes. Melalui BUMDes, para pelaku usaha kecil menengah (UKM) dapat mengembangkan bisnis sesuai keahliannya.

Selain itu, Prukades dapat menjadi nilai lebih para UKM untuk mengembangkan dan mempromosikan usaha mereka. Karenanya, pengembangan produk Prukades dilakukan dengan berbasis teknologi dan inovasi.

Expo Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades) 2017 yang diadakan di Mezzanine Hall, Thamrin City. Acara yang digelar mulai 28 hingga 30 Juli 2017 ini mempromosikan hasil kreativitas usaha BUMDes sekaligus membuka peluang pemasaran produk unggulan masyarakat desa tertinggal secara luas, baik di dalam maupun luar negeri.

STEVY WIDIA