Deliveree Fokus Kembangkan Aplikasi Penyedia Layanan Logistik

Deliveree, aplikasi pengiriman logistik kini beroperasi di Indonesia. (Foto: Dok.Deliveree/Youngsters.id)

YOUNGSTERS.id - Laporan Prospek Ekonomi Global Bank Dunia menjelaskan bahwa transaksi pengiriman lewat jalur darat di Indonesia bernilai US$ 149 miliar. Hal ini menjadi peluang sekaligus tantangan bagi Deliveree sebagai penyedia layanan logistik di Asia Tenggara untuk menghadirkan fitur pengiriman terbaru di aplikasi.

Menurut laporan itu, di bidang startup jumlah investasi pada sektor Logistik dan Transportasi bahkan meraup nilai terbanyak di kuartal kedua tahun 2016, yakni US$ 7,8 miliar. Bandingkan dengan fintech (teknologi keuangan) yang bernilai US$ 5,8 miliar, dan Marketplace yang bernilai US$ 1,6 miliar. Bahkan transaksi itu setara dengan 72% dari total nilai transaksi logistik senilai US$ 207 miliar

“Kami melihat bagaimana industri logistik di Asia Tenggara telah menyerap banyak waktu dan tenaga, khususnya saat pengusaha membutuhkan jasa pengiriman barang terpercaya dan profesional. Apa yang Deliveree tawarkan adalah platform yang memberikan standar harga jasa pengiriman barang yang profesional, transparan, serta memudahkan bisnis untuk mengatur dan mengirim barang,” kata Nattapak Atichartakarn, Senior Manager Deliveree Regional dalam siaran pers baru-baru ini di Jakarta.

Untuk itu, sejak diluncurkan di Jabodetabek Deliveree terus mengembangkan layanan. Deliveree adalah aplikasi mobile dan web untuk memesan dan mengatur pengambilan dan pengiriman paket yang beroperasi di kawasan Asia Tenggara, yaitu Thailand, Indonesia, dan Filipina.

Lewat layanan ini, kata Nattapak, pengusaha bisa mendapatkan layanan pengiriman barang yang profesional untuk memenuhi pengiriman first-mile hingga last-mile. Selain itu, pemilik usaha juga tidak perlu mengeluarkan biaya untuk membeli kendaraan. Deliveree juga menyediakan layanan pengembalian POD (proof of delivery/surat jalan) dan COD (cash on delivery). Berbagai ukuran armada yang tersedia juga memberikan kemudahan pada pemilik usaha untuk memilih armada sesuai ukuran barang yang ingin dikirim.

Selain itu, pelanggan Deliveree kini dimudahkan dengan berbagai fitur di aplikasi. Di antaranya digital signature dan layanan untuk membagikan lokasi pengemudi kepada penerima barang. Deliveree juga baru meluncurkan “Devina”, teknologi AI (Artificial Intelligence) yang menjadi bagian dari layanan pelanggan Deliveree untuk meningkatkan pengalaman pengguna aplikasi Deliveree. Saat ini, mitra Deliveree juga dapat menggunakan layanan Live Chat untuk berkomunikasi dengan Layanan Pelanggan melalui aplikasi Deliveree.

“Sebagai marketplace, Deliveree menghubungkan pelanggan bisnis dan individu dengan pengemudi yang terlatih untuk menyediakan layanan dengan terpercaya dan terjangkau sesuai dengan standar kami,” ungkapnya.

Menurut Nattapak, Deliveree kini memiliki berbagai jenis pelanggan, mulai dari pengusaha katering, pemilik toko kue, online retailer, distributor, telah mempercayakan kebutuhan pengirimannya pada Deliveree. Mereka juga melayani pelanggan bisnis dan individu di Bangkok, Jabodetabek, Bandung, dan Manila, dan segera hadir di lebih banyak wilayah.

STEVY WIDIA

NO COMMENTS

Leave a Reply