BLIDz 2016, Cara Prasetya Mulya Cetak Wirausaha Andal

Universitas Prasetiya Mulya menggelar Business Launch and Investor Days (BLIDz) 2016. (Foto: Istimewa/Youngsters.id)

YOUNGSTERS.id - Universitas Prasetiya Mulya menggelar Business Launch and Investor Days (BLIDz) 2016. Ajang ini menjembatani startup bisnis mahasiswa Universitas Prasetiya Mulya dengan para investor. Serta untuk mencetak wirausaha yang andal dan sukses di pasar global.

“Kami mengundang pengusaha, memberikan kasus-kasus bisnis, menggiring mahasiswa untuk membuat rencana bisnis dan memberikan living project kepada mahasiswa merupakan salah satu intervensi Universitas Prasetiya Mulya untuk mengubah cara pandang mahasiswa untuk menjadi entrepreneur yang kompeten,” kata Prof Agus W Soehadi Dekan Sekolah Bisnis dan Ekonomi Universitas Prasetiya Mulya dalam siaran pers Rabu (27/7/2016) di Jakarta.

Agus mengatakan terdapat 35 business project mahasiswa tingkat akhir Prasetiya Mulya yang sudah terlebih dahulu melewati proses seleksi. Tahap seleksi dilanjutkan lagi untuk menyaring ke-35 business project menjadi 15 business project terbaik yang memiliki kesempatan untuk melakukan pitching. Ide dan usaha bisnis ini dari mahasiswa angkatan 2012, 2014, dan 2015 atas hasil karya mereka dari mata kuliah Analytical Creative Thinking (ACT), Business Development, dan Business Project.

Sejumlah investor juga memberikan dukungan mereka akan perkembangan UMKM di Indonesia. Dari hasil pitching, 13 dari 15 start-up business mahasiswa setidaknya mendapatkan beberapa investor yang tertarik untuk bekerja sama, investor tersebut di antaranya adalah perwakilan dari BMW, Permata Bank, FENOX, APINDO, dan Broadway Group Jakarta.

Untuk Business Project, penilaian didasarkan kepada hasil pitching yang dilakukan di hadapan para investor. Dari hasil penilaian oleh investor, salah satu business project terbaik, yaitu Copycino kerap mendapatkan dua penghargaan dari kategori Most Innovative dan juga Outstanding Performance. Copycino sendiri merupakan Business project yang menawarkan jasa print, scan, dan photocopy gratis yang bertujuan untuk memudahkan pekerjaan mahasiswa.

Masih berdasarkan kepada penilaian investor, kategori Most Prospective dimenangkan oleh Paktorie yang masuk dalam bidang B2B Business. Paktorie menawarkan layanan untuk mendesain dan memproduksi berbagai macam produk kemasan yang menyasar pada brand lokal, UKM, dan juga start-up business di Indonesia.

Terdapat pula kategori Best Pitching yang dimenangkan oleh Rambo, yaitu business project produk sabun 4 in 1 yang memiliki 4 fungsi, yaitu sebagai sabun, shampoo, facialwash, dan conditioner pada 1 kemasan. Menawarkan value yang praktis, Rambo menarik hati para Investor dengan kemampuan pitchingnya. Kategori terakhir adalah Alumni Choice yang dimenangkan oleh Gritology yang merupakan restoran pertama yang menghadirkan nasi kebuli bakar cita rasa khas Ternate.

Daftar pemenang dari tim Business Development

Kategori Technology Based Product dimenangkan oleh Chef’s Pizza;

Kategori Creative Products and Services 1 oleh DEX;

Kategori Creative Products and Services 2 oleh Lakas;

Kategori Personal Accessories and Beauty Products oleh Maith;

Kategori Apparel & Footwear oleh RAE;

Kategori Food & Beverage oleh Oat Me;

Kategori Best Chief Human Resource (CHR) oleh Flinders (Kartika Putri);

Kategori Best Chief Marketing Officer (CMO) oleh Oat Me (Augie Aditya);

Kategori Best Chief Financial Officer (CFO) oleh Maith (Devin Cakrawardaya);

Kategori Best Chief Operating Officer (COO) oleh Chef’s Pizza (Thio Alvin F);

Kategori Best Employee oleh Chef’s Pizza (Gwenny Nathania);

Kategori Best Chief Executive Officer (CEO) oleh RAE (Wilson Quiterio).

Daftar pemenang dari tim ACT

Kategori Social Food dimenangkan oleh Timmy;

Kategori Social Goods oleh Go Blue;

Kategori Village Development oleh Kampung Cacing;

Kategori Social Movement oleh Reksa Lele;

STEVY WIDIA

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY