Bisnis Aplikasi Berpotensi Besar di Indonesia

Potensi bisnis aplikasi. semakin besar. (Foto ; Ilustrasi/Youngsters.id)

YOUNGSTERS.id - Indonesia merupakan salah satu negara pengguna ponsel terbesar di dunia. Seiring dengan itu, pertumbuhan pengguna aplikasi dan penempatan iklan di dalam aplikasi juga sangat menjanjikan. Di Indonesia, iklan paling banyak muncul di aplikasi Teknologi & Komputasi.

Belum lama ini, Opera Mediaworks meluncurkan laporan Mobile First Insights (MFI) untuk kawasan Asia Pasifik (APAC), yang meliputi Australia, India, Indonesia, Filipina, Malaysia, Thailand, dan Vietnam.
Menurut laporan tersebut, kategori aplikasi dengan impresi terbesar di Indonesia adalah aplikasi kategori Teknologi & Komputasi, diikuti dengan Games, Media Sosial, Layanan Komunikasi lalu Musik, Video & Media.

Dari laporan ini, di Asia Pasifik, iklan dalam aplikasi berhasil menyalip iklan mobile web, kecuali di India dan Indonesia. Sementara CTR pada aplikasi mencapai 1,3 – 2 kali lipat lebih tinggi dari CTR di platform mobile web. Pendapatan yang didapatkan oleh iklan di aplikasi juga lebih tinggi dari iklan pada mobile web.

“Indonesia merupakan pasar unik di kawasan Asia Pasifik. Sebagai salah satu negara pengguna ponsel terbesar di dunia dengan sebagian besar lalu lintas online berasal dari ponsel, kami melihat pertumbuhan pengguna aplikasi dan penempatan iklan di dalam aplikasi sangat menjanjikan di Indonesia,” kata Vikas Gulati Managing Director, Asia Opera Mediaworks dalam keterangan pers baru-baru ini.

Selain itu terlihat bahwa pendapatan iklan dari platform mobile web masih lebih besar dari aplikasi. Namun, CTR (Clickthrough Rate) pada aplikasi 2 kali lebih tinggi dari platform mobile web. CTR sendiri merupakan perbandingan antara jumlah klik yang diterima sebuah unit iklan dibandingkan dengan jumlah tampilan iklan tersebut.

Tidak hanya itu, pendapatan dari iklan pada aplikasi juga meningkat 3,2 kali lipat jika dibandingkan dengan tahun lalu. Pertumbuhan ini lebih tinggi hampir 60% jika dibandingkan dengan rata-rata pertumbuhan iklan di aplikasi untuk kawasan Asia Pasifik. Di Australia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam, iklan paling banyak terdapat pada kategori Games. Sementara itu, di India, kategori dengan tayangan iklan tertinggi adalah Musik, Video dan Media. Sedang di Indonesia, iklan paling banyak muncul di aplikasi Teknologi & Komputasi.

Beberapa hal menarik lain yang disebutkan dalam laporan MFI ini adalah bahwa pengguna Asia Pasifik menghabiskan waktu lebih lama untuk setiap aplikasi populer jika dibandingkan dengan pengguna dunia. Rata-rata, waktu penggunaan ponsel global adalah 30 menit sementara waktu rata-rata untuk kawasan Asia Pasifik adalah 46 menit.

 

STEVY WIDIA