Big Data Dorong Kebutuhan Kerja Di Masa Depan

Ilustrasi (Foto: Istimewa/Youngsters.id)

YOUNGSTERS.id - Layanan Big Data saat ini masih sangat baru, sehingga industrinya pun dinilai masih belum terbentuk dengan baik. Kendati demikian menurutnya, penggunaan Big Data juga dapat membuat suatu industri bertumbuh seperti yang telah dilakukan ‎oleh industri e-commerce.

Peneliti dari University Technology Sydney (UTS), Wayne Brookes memprediksi permintaan pasar terhadap layanan Data Engineers dan peneliti Big Data akan semakin tinggi. Sejalan dengan perubahan teknologi yang dewasa ini semakin cepat.

“Penggunaan big data ini dapat ‎mendorong suatu industri agar dapat bersaing dalam masyarakat ekonomi Asean. Jika menerapkan ini, maka industri itu akan ada pada barisan terdepan dalam tren global,” tuturnya pada diskusi Big Data Membuka Peluang Baru belum lama ini di Jakarta.

Sebelumnya International Data Corporate (IDC) memprediksi pendapatan global dari Big Data dan analisa bisnis diprediksi akan tumbuh hingga US$187 miliar dalam waktu tiga tahun mendatang. Selain itu, data sebesar 2,5 quintilion bytes juga akan ditambahkan pada global pool setiap harinya.

Data yang telah dikumpulkan berasal dari sensor pemantauan iklim, situs media sosial, gambar digital dan video, pembelian dan transaksi online dan ponsel.

Wayne mengatakan perkembangan Big Data yang dinilai sangat cepat dewasa ini membuat pekerjaan data engineer dan data scientist ‎menjadi diminati dalam dunia pekerjaan.”Untuk itulah diperlukan keahilian khusus seperti visualisasi data yang digunakan dalam pengujian data melalui cara baru,” pungkasnya.

STEVY WIDIA

NO COMMENTS

Leave a Reply