Bekraf Kurangi Kegagalan Startup Lewat Bekup

Ketua Bekraf Triawan Munaf (Foto: Fahrul Anwar/Youngsters.id)

YOUNGSTERS.id - Mendirikan usaha rintisan atau startup lokal tidaklah mudah. Tak heran jika banyak calon startup harus mati atau terhenti di tahap awal. Agar angka kegagalan startup berkurang Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf) pun menggulirkan program Bekraf for Pre-Startup (Bekup).

“Dengan adanya program ini, diharapkan tingkat keberhasilan startup lokal bisa semakin ditingkatkan, dan yang gagal di tahap-tahap awal bisa berkurang,” kata Ketua Bekraf Triawan Munaf baru-baru ini di Jakarta.

Ide ini bersumber dari Presiden Joko Widodo saat mengunjungi Silicon Valley di Amerika Serikat.Di markas Google tersebut, Presiden menyampaikan harapannya agar Indonesia juga memiliki ekosistem startup seperti yang ada di Silicon Valley, sehingga tercetuslah ide untuk membuat program Bekup.

Menurut Direktur Fasilitasi Infrastruktur Bekraf, Neil El Himam, dari sejumlah penelitian yang pernah dilakukan, sekitar 90 % calon startup harus mati atau terhenti di tahap-tahap awal akibat minimnya kemampuan yang dimiliki. Karenanya, dalam program ini calon pendiri startup di berbagai kota akan mendapatkan pembekalan keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan, sehingga pada akhirnya dapat meminimalisir risiko kegagalan.‬

“Di program Bekup, calon pendiri startup akan dapat pembekalan tentang wawasan bisnis dan juga technical skill dalam membangun startup, sehingga ke depannya diharapkan akan muncul Bukalapak, Tokopedia, dan juga GoJek baru,” tuturnya.

STEVY WIDIA

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY