AR Group Luncurkan 3 Solusi Augmented Reality

CEO AR Group Daniel Surya. (Foto: Istimewa/Youngsters.id)

YOUNGSTERS.id - AR Group ingin menjadi pemain utama di bisnis teknologi Augmented Reality tanah air . Untuk itu startup ini memperkenalkan 3 unit perusahaannya yaitu AR&Co, DÄV dan MindStores tabg masing-masing memberikan solusi inovatif yang berbeda dengan teknologi Augmented Reality.

“Bertambahnya portofolio teknologi AR Group semakin memantapkan posisi kami sebagai pemain besar dunia dalam sektor ini. Diharapkan hal ini dapat membantu percepatan pertumbuhan industri IT dan juga ekonomi kreatif berbasis teknologi di Indonesia,” kata CEO AR Group Daniel Surya, dalam keterangan persnya baru-baru ini.

Inovasi teknologi kreatif yang diciptakan oleh AR Group terdiri dari berbagai teknologi dengan aplikasi komersial yang siap digunakan dalam keseharian konsumen. Solusi yang diciptakan berfungsi untuk menjadi penghubung kebutuhan antara brand dengan konsumen yang dalam pengalaman AR Group bersifat mutualisme. Hal ini berbeda dengan perusahaan teknologi lainnya yang kerap memberikan konsep teknologi tanpa implementasi riil.

AR Group dimulai di tahun 2009 dengan unit pertamanya yaitu AR&Co dan sejak itu telah menjadi perusahaan Augmented Reality ternama di dunia. Bahkan di tahun 2016 ini, AR&Co sukses menciptakan aplikasi Augmented Reality khusus Star Trek, berkenaan dengan peringatan 50 tahun kisah fiksi ilmiah Star Trek.

“Kami bangga dapat bekerjasama dengan satu dari tiga perusahaan Augmented Reality terbaik di dunia yang berasal dari Indonesia dalam proyek Star Trek 50th Anniversary pin ini. Aplikasi Star Trek ini sangat keren dan sungguh menakjubkan bagi para fans dan juga masyarakat umum,” kata Dan Madsen dari produsen memoribilia FanSets, yang juga adalah pendiri fans club resmi Star Trek.

Aplikasi Star Trek ini juga mendapat respon yang sangat positif di konferensi Star Trek bulan Agustus lalu di Las Vegas, AS dan juga di acara New York Comic Con awal Oktober ini.

Perusahaan asal Indonesia ini telah memimpin perkembangan Augmented Reality hingga ke manca negara dan merupakan bagian dari WIR Group. Sejak berdirinya pada tahun 2009, AR Group telah meraih berbagai prestasi dan pengakuan mendunia antara lain Pemenang ‘Best AR Campaign 2015 & 2016’ di Silicon Valley – Amerika Serikat.

Di tahun 2015 AR Group meluncurkan unit keduanya yaitu DÄV (Digital Avatar) ini dan di tahun 2016 MindStores sebagai unit ketiga diluncurkan untuk memberikan solusi baru di bidang pemasaran. DÄV merupakan perusahaan media berbasis teknologi Augmented Reality yang interaktif dan memungkinkan konsumen untuk “berinteraksi” dengan berbagai produk di ribuan gerai retail; sementara produsen dan brand dapat mengumpulkan data konsumen tersebut.

Hingga saat ini AR Group telah menangani lebih dari 500 proyek yang tersebar di lebih dari 20 negara yang mayoritas adalah negara-negara Eropa dan Asia Tenggara. Meningkatnya permintaan dunia terhadap keahlian dalam Augmented Reality menuntut AR Group untuk membuka kantor perwakilan di beberapa negara seperti Amerika Serikat (di Silicon Valley dan New York), Malta, Spanyol (Barcelona), dan Singapura.

Sementara itu MindStores merupakan hasil penggabungan teknologi Augmented Reality dan Virtual Reality untuk menciptakan suatu toko virtual. Produk pertama MindStores yang saat ini telah ada di pasaran adalah AlfaMind.

Dengan tiga unit yang memiliki keunikan masing-masing AR Group ke depannya akan menaungi berbagai unit berbasis teknologi lainnya. Di kesempatan ini pula, AR Group mencanangkan riset dan pengembangan untuk perangkat Augmented Reality yang erat kaitannya dengan retina.

“Masih banyak ruang lingkup implementasi Augmented Reality yang belum dijamah, oleh karena itu kami terus melakukan eksplorasi bagaimana teknologi ini bisa dikembangkan dan membantu meningkatkan kualitas hidup manusia dalam berbagai sektor industri seperti medis, edukasi dan lain-lain. Kami yakin bahwa Augmented Reality akan memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan keseharian kita di masa mendatang,” kata Daniel.

 

STEVY WIDIA

NO COMMENTS