Aplikasi Lowongan Pekerjaan Bagi Difabel

ilustrasi

YOUNGSTERS.id - – Kaum difabel juga memiliki kesempatan yang sama untuk berkreasi dan memiliki kehidupan yang layak. Untuk itu hadir aplikasi Kerjabilitas.com yang menjembatani para difabel untuk mencari pekerjaan dengan lebih mudah.

Para penyandang disabilitas di Indonesia kerap sulitnya mengakses dunia kerja. Sehingga, para penyandang cacat ini tidak bisa mengoptimalkan kemampuannya untuk bekerja dan hidup mandiri secara ekonomi.

Kondisi ini membuat Lembaga Saujada Indonesia membuat sebuah sistem informasi berbasis website dan Android bernama Kerjabilitas.com. Dalam platform ini, penyandang disabilitas bisa menempatkan profil mereka sebagai pencari kerja dan mengakses informasi tentang kesempatan kerja yang tersedia untuk mereka.

Program Kerjabilitas resmi dirilis Rubby Emir di Yogyakarta pada akhir 2015 lalu. Kegiatan ini dia jalankan lantaran Rubby juga mengalami pengalaman pribadi, yakni adik kandungnya juga penyandang difabel.

Saujana Indonesia mulai melakukan riset sejak 2014 ke beberapa kelompok difabel di Yogyakarta, Semarang, dan beberapa kota lain untuk mencari tahu apa sebetulnya yang mereka butuhkan. Butuh waktu hampir setahun untuk merealisasikan ide dan konsep ini. Rubby harus membuat validasi dengan calon user yang ada di lapangan. Sampai akhirnya ia mulai meluncurkan Kerjabilitas.com pada September 2014 dan aplikasi di ponsel pada Maret 2015.

Ia mengklaim Kerjabilitas merupakan satu-satunya situs dan aplikasi yang menyediakan informasi pekerjaan untuk difabel di Indonesia.

Saat ini tercatat sudah ada hampir 1.000 pengguna aktif di aplikasi ponsel yang dapat diakses dari Play Store. Penyedia kerja yang tercatat bergabung sudah ada lebih dari 200 perusahaan yang tersebar di kota-kota besar di Jawa. Kerjabititas.com juga menyediakan layanan bagi para anggotanya juga bisa berinteraksi layaknya di media sosial. Aplikasi ini juga menyediakan berbagai konten baik visual, audio, maupun video untuk membantu penyandang disabilitas meningkatkan kemampuan mereka dalam persaingan dunia kerja.

 

STEVY WIDIA