Aplikasi e-Koperasi Solusi Koperasi dan UKM Sehat

Bank BKE dan Telkom Luncurkan Aplikasi Keuangan e-Kop BKE. (Foto: Istimewa/Youngsters.id)

YOUNGSTERS.id - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk bersama dengan Bank Kesejahteraan Ekonomi (BKE) meluncurkan layanan e-Koperasi (e-Kop). Ini akan menjadi solusi mendukung program koperasi dan UKM yang sehat, kuat, mandiri, tangguh, serta berdaya saing tinggi.

Aplikasi e-Kop merupakan aplikasi laporan keuangan dan Loan Orginatian System (LOS) yang terintegrasi dengan layanan PPOB (Payment Point Online Banking/ layanan jasa pembayaran).

Dengan aplikasi e-Kop, diharapkan Koperasi dapat menyajikan laporan keuangan sesuai dengan standar akuntansi keuangan, menerapkan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran pinjaman, mengukur tingkat kesehatan serta meningkatkan fee base income/pendapatan koperasi.

Pelaksana Tugas Direktur Enterprise & Business Service Telkom, Honesti Basyir mengatakan sinergi Telkom dengan BKE ini guna mendukung program Kementerian Koperasi dan UKM dalam meningkatkan peran dan fungsi Koperasi dalam industri pengelolaan keuangan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan BKE kepada Telkom dan menyampaikan komitmen Telkom untuk selalu mendukung program Kementerian Koperasi dan UKM dengan melakukan digitalisasi Koperasi Indonesia,” ucap Honesti Kamis (22/9/2016) di Jakarta.

Dalam e-Kop selain menyediakan infrastruktur, yakni komputer, router, printer dan akses internet akan diberikan secara gratis kepada seluruh koperasi yang bermitra dengan BKE juga menyediakan helpdesk untuk menangani setiap permasalahan terkait penggunaan aplikasi e-Kop.

Sementara itu, Dirut BKE Sasmaya Tuhuleley menyampaikan sinergi tersebut menjadi daya dukung pentingnya teknologi dan informasi dalam melakukan usaha Koperasi dan UKM.

Hal ini akan menambah pengetahuan dan wawasan dalam memberikan layanan kepada masyarakat, Telkom telah mewujudkan cita-cita Koperasi dan UKM melalui layanan ICT Telkom.

Sekretaris Kemenkop UKM Agus Muharram menegaskan bahwa koperasi harus direformasi total sesuai dengan arahan Presiden. Ada tiga aspek penting dalam reformasi koperasi, yaitu Rehabilitasi Koperasi, Reorientasi Koperasi dan Pengembangan Koperasi. “Tiada Koperasi tanpa IT,” tegas Agus.

Kerjasama ini juga untuk menjadikan koperasi sebagai agen laku pandai bank untuk menghimpun tabungan, e-money dan lain-lain guna mendukung rencana strategis Bank Kesejahteraan Ekonomi mengembangkan digital banking.

 

STEVY WIDIA

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY