Alibaba Targetkan US$ 20 Miliar Pada Festival 11.11

CEO Alibaba Jack Ma pada perayaan Festival Belanja 11.11 di the Water Cube on November 10, 2015 (Photo: ChinaFotoPress/Youngsters.id)

YOUNGSTERS.id - Alibaba menggelar Festival belanja online tahunan terbesar di dunia. E-dagang Tiongkok ini menargetkan penjualan mencapai US$ 17 miliar hingga US$ 20 miliar hanya dalam waktu 24 jam.

Festival Singles Day yang kini berganti nama 11.11 Global Shopping Festival akan menjadi sebuah ajang belanja yang glamour, global, dan digital. Alibaba menargetkan di festival ini ini akan meraup penjualan mulai US$ 17 miliar hingga US$ 20 miliar.

Untuk itu, Alibaba mengadakan sebuah gala atau pertunjukan yang diramaikan oleh sejumlah selebriti di kota Shenzen. Acara ini untuk menghitung mundur pelaksanaan 11 November yang secara resmi dimulai pada pukul 00.00 tengah malam.

Sesungguhnya kegiatan ini hanya menawarkan diskon semata. Namun, pada 11.11, lebih banyak merek akan dibawa, dan lebih banyak acara akan diselenggarakan untuk mendekatkan diri dengan konsumennya.

“Menjual secara langsung ke 600 juta konsumen di China itu penting. Namun, hal yang paling penting adalah cara meningkatkan peluang bagi merek dan penjual untuk membangun kesadaran dan hubungan antara mereka dan konsumen,” kata Denise Sabet, manajer di Labbrand di New York, perusahaan agensi yang berbasis di Shanghai, China.

Festival ini untuk mewujudkan impian Jack Ma, pendiri Alibaba, untuk menemukan kembali serta mendigitalisasi penjualan ritel, pertama di China dan dunia. Sekaligus menjadi langkah awal perusahaan untuk melayani dua miliar konsumen global.

Tahun lalu, Alibaba mencetak rekor total penjualan sebesar US$ 14 miliar. Akumulasi konsumsi nasional dalam festival belanja tersebut mampu melampaui penjualan gabungan dari Black Friday dan Cyber Monday, hari penjualan online terbesar di Amerika Serikat, yang jatuh pada Senin pertama setelah Thanksgiving.

Rekor penjualan yang mereka capai tersebut meningkat 60 % dari hasil tahun sebelumnya.
Pesta konsumsi tingkat tinggi tersebut menggambarkan kekuatan konsumsi China di tengah melambatnya pertumbuhan ekonomi negara Tirai Bambu tersebut.

“Alibaba Group telah mengubah 11.11 menjadi pengalaman belanja mobile yang belum pernah terjadi sebelumnya. Selama belanja maraton 24 jam, konsumen akan mendapat kejutan baru setiap jam yang disesuaikan untuk pengguna ponsel. Seluruh dunia akan menyaksikan kekuatan konsumsi China pada 11 November ini,” kata CEO Alibaba Daniel Zhang.

Singles Day diciptakan pada tahun 1990-an sebagai cara untuk merayakan kehidupan para lajang, tetapi Alibaba menjadi perusahaan besar pertama yang membuat hari tersebut sebagai hari belanja, dengan meluncurkan penjualan online khusus pada tahun 2009 yang secara efektif mengubah hari bagi para single menjadi fenomena belanja.

STEVY WIDIA

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY