Air Purifier Mahasiswa ITS Ini Solusi Udara Kotor

Air Purifier, inovasi mahasiswa ITS. (Foto: ITS/Youngsters.id)

YOUNGSTERS.id - Aktivitas manusia hampir 80 – 90 % terjadi didalam ruang dengan sirkulasi udara terbatas sehingga polusi udara didalam ruang berada diposisi ketiga faktor lingkungan yang mempengaruhi kesehatan manusia. Kini hadir Air Purifier inovasi alat penyaring debu, asap, dan bau ini dipercaya mampu mencegah masuknya virus dan solusi mengatasi udara kotor.

Alat inovatif ini adalah karya Muhammad Febri Setiyono, mahasiswa jurusan desain produk industri (Despro) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Subarya. Karya tersebut turut dipamerkan di Ciputra World, Surabaya selama empat hari.

“Cara kerja Air Purifier terbilang sederhana. Udara masuk dari depan, lalu di proses di tengah dengan tiga filter. Yaitu prefilter, deodorizing filter, dan hepa filter. Selanjutnya udara kotor dibuang lewat atas,” tutur Febri Senin (25/7/2016) dilansir dari laman ITS.

Setiyono menjelaskan, Air purifier dapat menjernihkan udara serta meminimalisir keberadaan bakteri, jamur, virus, mikroorganisme. Keunggulan lain, alat yang dirancangnya itu mampu dikoneksikan lewat ponsel pintar. Air Purifier memiliki penanda kondisi udara berupa lampu yang dapat berubah warna.

“Merah menandakan udara sangat kotor, kuning menandakan udara aman, dan biru menandakan udara sangat bersih,” paparnya.

Kendati demikian, mahasiswa angkatan 2011 ini mengaku belum terlalu yakin produk buatannya bisa laku di pasaran. Pasalnya, masih banyak khalayak yang belum mengenal alat buatannya tersebut.

“Ingin diproduksi massal, tapi sulit. Soalnya susah juga buat dijual di pasaran,” ucapnya.

Melalui pameran bertajuk ‘Bright Future Ahead’ itu, Febri berharap masyarakat dapat lebih mengenal fungsi dan pentingnya alat Air Purifier. “Filter-filter ini bisa menjadi bukti jika udaranya bersih atau kotor,” pungkasnya.

STEVY WIDIA