Mahasiswa IPB Ciptakan Masker Aroma Terapi

Masyarakat banyak yang memerlukan masker sebagai alat pelindung pernafasan dari polusi udara. (Foto: Ilustrasi/Youngsters.id)

YOUNGSTERS.id - Penggunaan masker sebagai alat pelindung pernafasan dari polusi udara sangat dibutuhkan masyarakat. Kini hadir masker yang nyaman dengan aroma terapi.

Banyak orang yang merasakan ketidaknyamanan saat menggunakan masker. Hal ini disebabkan oleh perasaan pengap dan panas saat menggunakan masker. Berangkat dari itu, maka mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) membuat sebuah masker aroma terapi yang diberi nama Kerophy.

Masker ini memiliki keunggulan dibandingkan dengan masker pada umumnya yaitu pemberian aromaterapi yang dimodifikasi untuk memberikan kenyamanan dan ketenangan bagi penggunanya. Inovasi ini dikembangkan oleh Sakinah Ulfiyanti, Pradila Maulia, M. Rahmatullah, Pradita Maulia, dan Faizal Amir.

Mahasiswa IPB ini melakukan inovasi dengan tujuan untuk menambah nilai jual masker yang diikutsertakan pula pada kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).

“Harapannya masker yang dimodifikasi dengan aromaterapi ini dapat memberikan efek rileks bagi penggunanya sehingga tingkat stres dapat dikurangi,” kata Sakinah, dilansir laman IPB baru-baru ini.

Menurut dia, alasan menggunakan aromaterapi ini karena aromaterapi merupakan terapi kesehatan yang aman serta nyaman dengan menggunakan minyak esensial hasil ekstraksi bunga, daun, buah dan bagian tumbuhan lainnya.

“Aromaterapi memiliki sifat unik yaitu mudah larut dalam lemak dan minyak sehingga senyawa aromatik ini dapat dengan mudah terserap ke dalam kulit yang berpotensi meningkatkan aliran darah, mengurangi stres, dan memberikan kenyamanan pengguna masker,” paparnya.

Hasil analisis dari SWOT menunjukkan bahwa usaha Kerophy memiliki berbagai keunggulan seperti produk yang lebih praktis, efektif dan ekonomis karena penggunaan masker yang bersamaan dengan aromaterapi. “Belum ada usaha serupa, jadi prospek pengembangan usaha ini pun cukup tinggi,” pungkasnya.

 

STEVY WIDIA

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY