Portal Edukasi Karier Bukapintu.co Bidik Anak Muda

Sebagai portal edukasi karier, Bukapintu.co membidik kalangan millenials (Foto: Ilustrasi/Youngsters.id)

YOUNGSTERS.id - Anak muda seringkali kebingungan saat harus memilih pekerjaan, perusahaan, dan industri yang paling sesuai dengan mereka. Kebanyakan hanya mengikuti saran orangtua atau pilihan yang populer di lingkungan pergaulan. Akhirnya, banyak yang merasa tidak bahagia dan tidak produktif di tempat kerja karena mengambil keputusan karier yang salah. Nah, portal Bukapintu.co, mungkin bisa memberi solusi.

“Ada istilah misemployment is the new unemployment. Masalah yang ada saat ini bukan hanya pengangguran, melainkan juga orang-orang yang tidak cocok di pekerjaannya. Faktornya ada banyak, misalnya ketidaksesuaian antara skill yang dimiliki dengan posisi yang ditempati, atau ketidaksesuaian kepribadian dan nilai-nilai dengan budaya perusahaan,” ujar Rangga Husnaprawira, Founder Bukapintu.co.

Tentunya, sebagai portal edukasi karier, Bukapintu rutin menerbitkan artikel. Mulai dari langkah-langkah mengidentifikasi potensi diri, tips melamar kerja seperti cara membuat CV dan mengikuti wawancara kerja, hingga tips agar sukses di pekerjaan. Selain itu, Bukapintu juga banyak memuat opini dari rekruter dan kisah-kisah sukses perjalanan karier anak muda Indonesia.

Di Bukapintu, pengguna dapat mengakses berbagai informasi yang dibutuhkan untuk membuat keputusan karier yang matang, mulai dari membaca tips karier, melihat profil perusahaan, hingga melamar pekerjaan. Bukapintu juga merupakan partner bagi perusahaan di Indonesia untuk memperkuat employer brand mereka dan menarik kandidat berkualitas yang culture-fit.

Bukapintu yang dikembangkan tahun 2016 merupakan salah satu startup yang masuk dalam program akselerasi dari GnB Accelerator Batch Kedua. Program GnB Accelerator sendiri merupakan program akselerasi kerjasama antara Fenox VC dan Infocom Corporation. Program yang berjalan selama tiga bulan ini menawarkan mentorship (bimbingan), support (dukungan), training (pelatihan), dan funding (pendanaan).

“Misi besar kami adalah membantu millennials membuat keputusan karier yang matang, tidak hanya karena mengikuti saran orangtua atau teman. Ke depannya, kami akan mengembangkan lebih banyak konten dalam format video, bekerjasama dengan teman-teman rekruter dan perusahaan,” tutup Rangga.

 

FAHRUL ANWAR

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY