Line Indonesia Jaring Talenta Lokal Stiker dan Komik

Inez Yorishya Kemala BD Manager LINE Indonesia (kanan) dan Ghina Fiyanni LINE Webtoon Manager LINE Indonesia (kiri mendampingi Sticker Creator dan Webtoonist LINE Indonesia. (Foto: Fahrul Anwar/Youngsters.id)

YOUNGSTERS.id - Line Indonesia sebagai bagian dari industri ekonomi digital kreatif terus berinovasi dan menjaring talenta lokal. Yang terbaru adalah lewat Line Creator’s Market (stiker) dan Line Webtoon (komik digital).

Untuk terus memberi warna baru di industri kreatif Indonesia, LINE memiliki wadah berkumpulnya talenta lokal, baik untuk kreator stiker (Line Creator’s Market) maupun webtoon (LINE WEBTOON Challenge). Kedua fitur ini memiliki ratusan kreator stiker dan webtoonist terbaik di Indonesia.

“Kami terus memberi dukungan bagi para talenta kreatif untuk berkreasi dan tumbuh bersama kami dan memiliki pemasukan tambahan lewat Line Creator’s Market,” kata Inez Yorisya Kemala, Business Developer Manager LINE Indonesia, Selasa (16/5/2017) di Jakarta.

Hingga saat, kata Inez, sudah terdapat 720.000 kreator dan lebih dari 400.000 set stiker dan tema secara global. Bahkan para kreator ini sudah memiliki total penjualan 47,9 milyar dengan akumulasi rata rata 530 juta yen untuk 10 top kreator.

Kini dalam rangka merayakan hari jadi Line Creator’s Market yang ketiga sekaligus bagian dari komitmen Line untuk mendukung para kreator di seluruh dunia, termasuk di Indonesia Line kembali meluncurkan ragam inovasi dalam layanannya.

Inovasi terbaru dari Line Creator’s Market di Indonesia adalah Line Sticker Sachet. Diluncurkan Februari 2017, tercatat terdapat 50 set Sticker Sachet, dengan peningkatan registrasi pembelian stiker sebanyak 436%, serta peningkatan registrasi kreator sebanyak 212%.

“Kami melihat budaya dan kebutuhan warga Indonesia terhadap pembelian produk sachet, mulai dari kebutuhan mandi, hingga pangan seperti kopi ataupun kecap. Melalui produk sachet, seseorang bisa mendapatkan barang dengan harga terjangkau. Begitupun dengan inovasi Stiker Sachet yang kami miliki. Stiker Sachet memungkinkan pengguna untuk dapat menggunakan stiker dengan harga yang lebih terjangkau dan dengan jumlah stiker yang lebih sedikit, dan Stiker Sachet hanya dapat digunakan oleh pengguna dan kreator Indonesia,” lanjut Inez.

Selain merilis Sticker Sachet, Line Indonesia juga akan memberlakukan fitur auto-suggestion untuk stiker-stiker buatan kreator lokal untuk memudahkan pengguna memilih stiker dalam percakapannya di Line.

Global

Sementara secara global, Line berencana untuk membuat aplikasi khusus untuk Line Creator’s Market yang akan diluncurkan pada pertengahan tahun 2017, untuk mempermudah kreator dalam membuat stiker, mulai dari registrasi, proses foto, menggambar hingga meluncurkan stiker dalam satu aplikasi khusus kreator. Melalui aplikasi ini pula, kreator tidak perlu lagi menggunakan PC, illustration software, atau perangkat digital lainnya dalam membuat stiker.

Kontribusi untuk memberi warna dan memperkaya dinamika industri seni lokal juga diwujudkan melalui platform Line Webtoon. Sejak dirilis di Indonesia pada April 2015 lalu, Line Webtoon di Indonesia telah memiliki 6 juta pengguna aktif perbulannya, terbanyak jika dibandingkan secara global. Bahkan Line Webtoon Indonesia memilki 65 webtoonist serta 58 webtoon lokal dan tiga diantaranya telah diterbitkan di negara lain seperti Thailand dan Taiwan.

“Kami ingin terus memberikan kontribusi dan inovasi layanan terbaik untuk menjawab kebutuhan lokal. Webtoon kini hadir di panel Line Today, sebagai upaya untuk terus mempromosikan karya para webtoonist serta memberi kemudahan akses bagi para pembaca. Selain itu, baru-baru ini kami membuka kesempatan bagi brand besar untuk bekerja sama dengan Line Webtoon dan webtoonist, menampilkan brand dagangnya di dalam cerita webtoon yang ada. Lewat kerja sama ini, brand dapat ikut berkontribusi membantu para webtoonist Indonesia memiliki penghasilan tambahan,” ungkap Ghina Fianny, Line Webtoon Manager Line Indonesia.

Salah satu kreator stiker sukses dan konsisten berkarya besama sejak 2015 adalah Moh. Archyd Ekaputra dengan karyanya yang paling populer “MR. KUMIS”. Moh. Archyd Ekaputra telah memiliki lebih dari 30 stiker dan menduduki peringkat 1 di chart Creators’ Stickers. LINE Indonesia juga memiliki kreator produktif lainnya yakni Jotter yang telah merilis lebih dari 100 stiker, termasuk di antaranya “Bro Gaul” dan “Just Be Yourself” yang sama-sama menduduki peringkat tinggi di chart Creators Stickers.

Di bidang webtoon, LINE memiliki salah satu webtoonist terbaik yang juga merupakan pemenang ketiga dari Line Creativate 2016 yakni Roket Kertas dengan karyanya berjudul “Sekar x Popular” yang telah menduduki posisi TOP 10 sejak pertama diterbitkan hingga sekarang. Selain itu, “Terlalu Tampan”, webtoon lokal karya Avisiena dan Savenia telah terbit di Thailand dan bertahan pada peringkat TOP 3 sejak pertama kali terbit hingga sekarang.

“Kami percaya bahwa semua orang termasuk pelajar memiliki talenta kreatif yang dapat berkontribusi di ranah kreatif digital ekonomi. Untuk itu, kami tidak hanya fokus pada inovasi fitur dan platform, tapi juga akan terus menjaring talenta lokal kreatif, khususnya dari kalangan pelajar Indonesia melalui berbagai kegiatan, salah satunya melalui LINE Creators Campus Roadshow, rangkaian seminar di beberapa universitas di Indonesia untuk memberikan pengetahuan dan informasi terkait stiker dan Webtoon,” ujar Inez.

FAHRUL ANWAR