Inilah Para Pemenang ASEAN Rice Bowl Startup Awards 2016

Inilah Para Pemenang The ASEAN Rice Bowl Startup Awards 2016 (Foto: MyNEF/Youngsters.id)

YOUNGSTERS.id - New Entrepreneurs Foundation (myNEF) telah mengumumkan para pemenang The ASEAN Rice Bowl Startup Awards 2016 (ARBSA), yang dihelat di RBL.ION MNL Unconference, Manila, Filipina. Grab memborong empat dari 11 kategori penghargaan.

Event penghargaan bagi startup tingkat Asia Tenggara yang kedua ini mengalami peningkatan dari sisi jumlah peserta. Tahun lalu, ARBSA mengumpulkan sekitar 500 nominasi. Tahun ini, jumlahnya meningkat menjadi lebih dari 1.500 nominasi.

Para startup di delapan negara telah berlomba untuk bersaing di tingkat ASEAN. Final tingkat nasional diadakan di masing-masing negara: Malaysia, Filipina, Vietnam, Singapura, Thailand, Kamboja, Indonesia dan Myanmar. Kemudian, masing-masing pemenang di tingkat nasional itu saling bertarung di tingkat regional (Asean) untuk menentukan startup terbaik.

“Semangat Rice Bowl  ini sederhana. Kewirausahaan adalah Rice Bowl dari Asia Tenggara dan masa depan Asia Tenggara adalah kewirausahaan. Awards ini dirancang untuk menyoroti startup yang menggunakan teknologi untuk membuat kemajuan di ekosistem startup,” ujar Lilyana Latiff, CEO New Entrepreneurs Foundation dan Chairman ASEAN Rice Bowl Startup Awards.

Tahun ini ARBSA dimulai sejak bulan Maret. Para pemenangnya adalah sebagai berikut:

  1. Best Startup Enabler of the Year: NUS Enterprise – NUS Enterprise menyediakan dimensi perusahaan bagi pengajaran dan penelitian di National University Singapura yang melibatkan mahasiswa, staf universitas dan alumni. Sejalan dengan visi menjadi universitas terkemuka di dunia, NUS Enterprise menyelenggarakan berbagai kesempatan pendidikan kewirausahaan, kemitraan aktif dengan industri, memberikan dukungan penuh untuk membantu individu dan organisasi agar berhasil dalam minat kewirausahaan mereka melalui NUS Start-Up Runway, dan sebagainya.
  2. Developer Hero: Harley Trung – adalah salah satu pendiri dan trainer di CoderSchool di Vietnam – program pelatihan untuk insinyur perangkat lunak. CoderSchool juga membantu perusahaan untuk mempekerjakan coders welltrained. Harley juga Direktur Teknologi di Blue Sky Academy, sekolah bilingual K-12 yang menawarkan program unik dan kurikulum terpadu dari Kementerian Pendidikan Vietnam dan Cambridge International Examinations.
  3. Best Social Media Influencer: Amarit Charoenphan – Group CEO & Cofounder of HUBBA, hub bagi para kreator global. Hubba adalah komunitas dan co-working terbesar di Thailand yang melayani lebih dari 12.000 anggota di 10 lokasi. Dia juga salah satu pendiri dari Techsauce, media teknologi terkemuka Thailand.
  4. Startup Journalist of the Year: Terence Lee – Editor di Tech in Asia, dan alumni Y-Combinator. Dia membantu pertumbuhan pageviews Ia juga co-founder sebuah startup bernama NewNation.sg.
  5. Best Campaign of the Year: Grab – Grab adalah platform layanan pemesanan transportasi (taksi, mobil pribadi dan sepeda motor) melalui ponsel. Kampanye dan strategi go-to-market Grab telah berhasil mengumpulkan pengguna yang jumlahnya tak terhitung di enam negara dalam waktu kurang dari empat tahun.
  6. Best Professional Investor: 500 Startups – 500 Startups adalah venture capital global berbasis di Silicon Valley, yang memberikan pendanaan bagi startup, dengan aset lebih dari US$ 250 juta. Dana itu telah diinvestasikan ke berbagai perusahaan teknologi di seluruh dunia, yang jumlahnya lebih dari 1500 perusahaan.
  7. Best Newcomer: KFit – KFit memberikan kepada para anggotanya akses ke studio, gym, spa, dan salon terbaik.
  8. Best Social Entrepreneurial Tech Startup: Theseabilities – Theseabilities adalah perusahaan desain & teknologi yang bertujuan untuk “Disable Disabilities” dengan merancang dan membangun produk lapangan bermain bagi penyandang cacat, baik di tempat kerja, rumah dan selama bermain.
  9. Best Disruptor/ Gamechanger: Grab – Ketika kompetitor sejenis menjadikan sopir taksi sebagai pesaing, Grab melihat sopir taksi sebagai pelanggan mereka. Dan mereka dengan cepat mengulangi kesuksesan di enam negara di Asia Tenggara. Mereka juga telah mengerahkan GrabCars, GrabHeli, dan GrabBikes.
  10. Founder of the Year: Anthony Tan – Founder dan CEO MyTeksi dan Grab. Anthony Tan telah menginspirasi dan membuka jalan bagi para startup dengan menunjukkan dalam waktu tiga tahun mampu mengembangkan bisnis multi-juta dolar. Di bawah kepemimpinannya, Grab telah menjadi perusahaan layanan transportasi yang diandalkan masyarakat.
  11. Startup of the Year: Grab – Sebagai perusahaan startup, Grab telah mengilhami dan memicu imajinasi untuk setiap pengusaha pemula.

Melalui kemitraan dengan Global Startup Choice (GSA), pemenang ARBSA akan dibawa ke Global Awards Startup, yang akan dilangsungkan pada 9 Desember 2016 di Kuala Lumpur, Malaysia.

 

FAHRUL ANWAR

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY