Bukalapak Buka Program Beasiswa Khusus Ilmu Komputer

Sebagian dari peraih Program BukaBeasiswa. (Foto: Istimewa/Youngsters.id)

YOUNGSTERS.id - Bukalapak membuka program BukaBeasiswa. Ini merupakan program beasiswa khusus bagi mahasiswa ilmu komputer dari universitas di seluruh Indonesia.

Achmad Zaky, founder dan CEO Bukalapak mengatakan Program tersebut adalah wujud kontribusi Bukalapak demi mendukung talenta mahasiswa yang berpotensi baik pada bidang teknologi informasi.

“Kami hanya butuh ilmuwan-ilmuwan komputer yang fokus di bidangnya dan mengembangkan skill yang mereka suka. Insya Allah bisa,” tutur Zaky dalam keterangan resmi yang diterima, Kamis (3/8/2017).

Menurut dia, lewat program baru ini, penerima beasiswa akan menerima biaya kuliah sesuai yang telah ditentukan lembaga pendidikan. Mereka pun akan mengantongi uang saku selama satu tahun berkuliah.

Sebelumnya, BukaBeasiswa pertama kali diadakan Bukalapak pada 2016. Saat itu, program berhasil menjaring delapan mahasiswa terpilih. Adapun program tahun ini sudah menerima pendaftaran dari ribuan mahasiswa.

VP of Engineering Bukalapak Ibrahim Arief mengatakan, program ini kelak bisa menjadi ajang penggodokan calon-calon pelaku startup di masa depan. Karena itu, ia berharap semoga makin banyak ilmuwan komputer muda jebolan BukaBeasiswa yang sukses meniti karier di dunia startup lokal.

“Program BukaBeasiswa ini ditujukan bagi seluruh mahasiswa di Indonesia dengan jurusan Teknik Informatika, Sistem Informasi, Ilmu Komputer, Teknik Elektro, dan jurusan yang mempelajari pemrograman,” katanya.

Berdasarkan hasil seleksi dan tim verifikasi, ditetapkan 14 mahasiswa berprestasi yang lolos ke tahap final. Adapun ke-14 finalis sudah menjalani tahap akhir seleksi pada Selasa, 1 Agustus 2017 lalu. Dan setelah memasuki tahap akhir, ada tujuh finalis terpilih yang akhirnya menerima BukaBeasiswa.

Berikut daftarnya:
1. Alson Cahyadi dari Institut Teknologi Bandung
2. Azka Hanif Imtiyaz dari Institut Teknologi Bandung
3. Dede Kiswanto dari Telkom Univesity, Bandung
4. Prabu Dzaky Yoga Pradana dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya
5. Naufal Malik Rabbani dari Institut Teknologi Bandung
6. Febrian Wilson dari Universitas Multimedia Nusantara, Tangerang
7. Satria Hafizh Rizkitama Harsono dari Telkom Univesity, Bandung

STEVY WIDIA